Bandar Lintas Provinsi Dibekuk, Resedivis ini Ngaku Siap Ngedar di Agam

oleh -40 views

Pariaman,dekadepos.com

Residivis bandar Narkoba (ER) yang baru setahun keluar dari balik jeruji besi kembali diamankan jajaran Polres Pariaman, Kamis (6/9/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan  menyebutkan, saat ditangkap tersangka ER dalam kondisi setengah sadar, diduga usai mengkonsumsi shabu-shabu.

Dari tangan tersangka ER berhasil diamankan narkoba jenis Shabu-shabu seberat 37 gram yang dibungkus dalam dua kantong plastik klip ukuran sedang.

Selain shabu-shabu, dari tangan tersangka juga diamankan barang bukti lainnya yakni 1 buah timbangan, seperangkat alat hisap sabu dan uang tunai sebanyak Rp 750.000,- dari rumah tersangka.

“Sebelumnya, beberapa paket telah diedarkan tersangka ke Tiku Kabupaten Agam dan Simpang Jaguang Kota Pariaman. ER merupakan jaringan narkotika lintas provinsi,”ungkapnya.

Ditambahakan Kapolres, Shabu-shabu yang disuplai dan dikendalikan oleh seseorang di Kota Pekanbaru Riau. Tersangka dan pengedali tidak pernah bertemu.

“Jaringannya terputus. Tersangka dengan orang yang mengendalikan tidak pernah bertemu. Shabu-shabu dibuang, dan diambil oleh tersangka ER ini. Shabu disimpan dirumah tersangka, sambil menunggu instruksi diantar atau dibuang pada titik tertentu,” terangnya.

Menurut Andry Kurniawan, pengungkapan aktivitas peredaran shabu-shabu dari tersangka ER, merupakan pengungkapan kasus dengan barang bukti terbesar ditahun 2018.

Dikatakannya, dengan barang bukti yang berhasil diungkap saat ini, merupakan sinyal kondisi darurat narkoba di Kota Pariaman. Apalagi, letak Kota Pariaman sebagai daerah perlintasan, kerap dijadikan sebagai daerah transit narkotika kelas 1 itu oleh jaringan pelaku.

“Kasus yang ini adalah barang bukti yang terbesar sepanjang pengungkapan kasus narkotika ditahun 2018 ini. Bisa dibilang Kota Pariaman darurat narkoba,” ulasnya. (js/dh/rel)

No More Posts Available.

No more pages to load.