Bawaslu Ajak Komponen Masyarakat Ikut Lakukan Pengawasan

Payakumbuh, Dekadepos.com

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Payakumbuh ikut melakukan pengawasan Pemilu Legislatif tahun 2019 mendatang agar Pemilu Legislatif bisa berjalan sesuai dengan aturan, apalagi Kota Payakumbuh berada disposisi kerawanan yang cukup tinggi dari segi data Pemilih.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Bawaslu juga menghimbau Partai Politik dan Caleg untuk menaati aturan selama masa kampanye, baik terkait Alat Peraga Kampanye (APK) maupun untuk memberitahukan baik kepada KPU, Bawaslu maupun pihak Kepolisian jika akan menggelar pertemuan, sehingga pihak kepolisian bisa menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dan kegiatan Caleg bisa berjalan dengan aman dan lancar.

” Kita Dorong dan ajak seluruh komponen masyarakat Payakumbuh untuk ikut aktif melakukan pengawasan terhadap Pemilu Legislatif tahun 2019.” sebut Komisioner Bawaslu, Suci Wildanis saat menjadi Narasumber dalam Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Legislatif tahun 2019 yang digelar Sabtu, 27 Oktober 2018 di salah satu gedung Pertemuan Hotel di Kawasan Sicincin Payakumbuh Timur.

Mantan Anggota Panwaslu Kecamatan Payakumbuh Barat itu juga mengajak Pemilih yang sudah memiliki hak pilih untuk melakukan pengecekan. ” Pemilih yang sudah memiliki hak pilih kita dorong untuk melakukan pemeriksaan namanya apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.” ujarnya.

Meidona, Komisioner Bawaslu Kota Payakumbuh yang juga menjadi Narasumber dalam Kegiatan itu mengatakan bahwa Bawaslu dalam Pemilu 2019 mempunyai strategi pengawasan, diantaranya pencegahan, pengawasan dan penindakan.

” Dalam Pemilu nanti kita lebih mengedepankan melakukan pencegahan terhadap dugaan pelanggaran Pemilu, sehingga Pemilu yang Jurdil bisa terwujud.” sebutnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, M. Khadafi saat pembukaan acara mengatakan bahwa ditengah keterbatasan jumlah petugas Bawaslu, maka Bawaslu mesti menjadi milik masyarakat. Dan peserta pemilu, baik Partai Politik (Parpol) maupun Calon Legislatif (Caleg) juga harus taat aturan.

Dua Narasumber lainnya, Nurhidayeti (Komisioner Bawaslu Propinsi Sumbar), Beni Kharisma Arasulli (Dosen Unand), mengatakan bahwa tiap pengawasan yang dilakukan Bawaslu harus sesuai Regulasi/aturan dan terkait laporan dari masyarakat terhadap dugaan pelanggaran Pemilu pasti akan ditindaklanjuti.

” Apapun laporan dari masyarakat pasti akan dilakukan kajian, Investigasi dan akan berujung pada penindakan. Apalah itu pelanggaran Administrasi maupun pelanggaran Pidana akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme.” ujarnya.

Sementara Beni Kharisma lebih mendorong peranan masyarakat dalam Pemilu nanti, sebab jumlah pengawasan tidak sebanyak Calon. ” Peran masyarakat sebagai pribadi maupun kelompok sangat penting dalam pengawasan. Sebab jumlah pengawasan Pemilu tidak banyak. Ujarnya.

Sementara, Pengurus Partai Politik yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut mendorong Bawaslu untuk meningkatkan fungsi pencegahan dalam pelanggaran Pemilu. ” Kita Dorong Bawaslu untuk memperbanyak himbauan ditengah-tengah masyarakat terkait larangan melakukan money politik (politik uang/suap) dalam meraih suara.” Ujar salah seorang peserta. (Edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *