Bayi Kembar Siam Mau Dioperasi, Keluarga Tak Punya Uang, Siapa Peduli

oleh -1.027 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Mujur tak dapat diraih Malang tak dapat ditolak, begitulah kira-kira pribahasa yang tepat dialamatkan kepada bayi perempuan kembar siam berusia dua bulan asal Jorong Tarantang Nagari Tarantang Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota, dimana kedua orang tuanya tidak mempunyai biaya untuk pendamping selama anak mereka menjalani operasi di Jakarta nantinya, sementara untuk biaya pengobatan dan operasi bayi perempuan itu, pihak keluarga mengandalkan kartu “Sakti” BPJS.

Bayi Malang tersebut merupakan anak ke 4 dan 5 dari pasangan Muhammad Irsyad (40) seorang buruh tani dan istri tercinta Tika Yulia (28). Menurut Tika, kondisi bayinya kembar sudah ia ketahui setelah melakukan USG dirumah sakit. Dari hasil USG tersebut Tika harus melahirkan dengan cara dioperasi, dan alhamdulillah kedua bayinya lahir dalam keadaan sehat, namun hanya memiliki satu jantung.

Usai melahirkan November lalu di RSUD Dr. Adnaan Wd Payakumbuh, Tika dirujuk ke RSUP M. Djamil di Kota Padang untuk penanganan lebih lanjut terhadap bayi kembarnya itu. Setelah beberapa hari menjalani perawatan, pihak rumah sakit menyarankan “Sikembar” Untuk segera dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Mendengar informasi tersebut, Tika dan Suaminya tidak doa berbuat banyak, disatu sisi ia ingin agar kedua putrinya hidup layaknya anak-anak lainnya, disatu sisi ia tidak punya biaya pendamping selama menemani anaknya di Kota Jakarta yang jaraknya sangat jauh dari kampung halamannya. Kini, ia hanya dapat berdoa dan berusaha semampunya yang terbaik untuk putri kembarnya.

” Iya, kembarnya sudah diketahui sejak masih dalam kandungan. Usai melahirkan, Putri saya harus dirujuk ke Padang dan kini harus segera dirujuk lagi ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut. Untuk biaya berobat kami punya BPJS, namun untuk biaya pendamping selama di Jakarta nanti itu kami yang kesulitan.” sebut Tika, Rabu siang 6 Februari 2019.

Tika juga menambahkan, saat ini berat kedua putri kembarnya mencapai 5,5 Kg. Sementara terkait waktu operasi bayi kembarnya itu, Tika menyebut tergantung biaya pendamping yang akan di bawa nanti selama di Jakarta.

Sementara Wali Nagari Tarantang, Sudahri melalui Kaur Pemerintahan, Adi Putra mengatakan bahwa memang kondisi bayi Malang tersebut hanya memiliki 1 jantung, saat ini pihak Nagari juga berupaya mencari solusi untuk meringankan beban keuangan / biaya pendamping bagi orang Tika dan Suaminya saat di Jakarta nanti.

” Kita berharap ada jalan terbaik bagi keluarga Tika untuk penanganan putri kembarnya. Kami dari Nagari juga akan berupaya menolong.” sebut ya.

Ardi juga menyebutkan, bagi yang ingin membantu bisa menyalurkan bantuan melalui Rekening Bank BRI Cabang Payakumbuh An. Muhammad Irsyad 0256 01 015810 53 0 (Edw).

Siapa Peduli… Mari Salurkan Bantuan ke:
– Bank BRI Cabang Payakumbuh
An. Muhammad Irsyad 0256 01 015810 53 0