Bayi tak Berdosa Ditemukan Dalam Kantong Kresek di Atas Palai-palai Beralas Bambu

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com

Ini benar-benar perbuatan terkutuk. Betapa tidak, seorang bayi  tak berdosa dengan jenis kelamin laki-laki dalam kondisi masih berlumuran darah dan tali pusar masih melilit di tubuhnya, ditemukan dalam kantong plastik atau kresek diduga sengaja dibuang oleh orang tua kandungnya di sebuah pondok dekat ladang cokelat atau kakao.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang diperoleh dari Kapolsek Payakumbuh AKP Afrinal Lubis didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Dedi Aulia menyebutkan bahwa, penemuan bayi tak berdosa itu diterima pihak kepolisian setelah mendapat laporan dari Wali Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Ahmad, yang mendapat laporan dari warga tentang adanya kasus penemuan bayi.

Atas informasi tersebut Kapolsek Payakumbuh AKP Afrinal Lubis beserta Kanit Reskrim dan Kanit Intel serta 6 orang anggotanya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan dan mencari keterangan serta memasang garis polisi di pondok tempat penemuan bayi tersebut.

“Benar, telah ditemukan seorang bayi laki-laki masih dalam keadaan hidup di dalam sebuah kantong plastik atau kresek warna hitam yang diikat dengan erat. Pada saat ditemukan bayi itu hanya dibalut dengan handuk kecil berlumuran darah tanpa ada pakaian. Penemuan bayi tersebut terjadi Sabtu tanggal 25 Agustus 2018 sekitar pukul 07.30 Wib, bertempat di Jorong Balai Rupi, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap AKP Afrinal Lubis.

Dijelaskan  AKP Afrinal Lubis, bayi laki-laki tersebut ditemukan di sebuah pondok tanpa dinding beralas bambu atau tempat shalat milik Sayfri Puin, dalam keadaan masih berlumuran darah dan tali pusarnya masih belum dipotong.

Menurut keterangan saksi Syafril Puin yang sekaligus pemilik pondok dan ladang cokelat tempat penemuan bayi itu mengyatakan bahwa, pemenuan bayi itu bermula saat dia akan bekerja di ladang cokelat miliknya. Tiba-tiba dia melihat di pondok tempat shalat miliknya, ada sebuah kantong plastik warna hitam dan kantong plastik tersebut bergerak-gerak.

Lalu saksi Syafril Puin menghampiri plastik hitam tersebut dan membuka ikatannya. Ternyata dalam plastik warna hitam tersebut ditemukan seorang bayi laki-laki dalam keadaan masih hidup. Selanjutnya saksi Syafril Puin  memberitahukan perihal penemuan bayi itu kepada saksi Aminin Amin yang juga sedang bekerja diladang miliknya yang bersebelahan dengan ladang saksi Syafril Puin.

Tak berselang lama, peristiwa penemuan bayi itu membuat warga setempat gempar dan berdatangan ke tempat kejadian perkara, untuk kemudian bayi tersebut segera diselamatkan oleh Bidan Desa Nagari Simalanggang dengan membawanya ke Puskesmas Kotobaru Simalanggang yang selanjutnya dirujuk ke RSUD. Achamad Darwis Suliki.

“ Sejauh ini siapa orang tua yang telah tega membuang bayi tak berdosa itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkas Kapolsek Payakumbuh AKP Afrinal Lubis. (edw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *