,

Begini Kronologis Pertengkaran Berujung Maut di Bukittinggi

oleh -72 views

Bukittinggi, dekadepos.com

Warga jalan Bahder Johan, Jangkak, Kelurahan Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, digegerkan dengan kabar Seorang suami membacok kepala sang istri dengan sebuah kapak. Akibatnya, korban kritis karena mengalami luka serius dibagian wajah dan kepala. Usai melakukan aksi beringas, pelaku malah nekad menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri didalam rumah kontrakannya, Selasa (4/9).

Pasangan yang terlibat pertengkaran maut itu, yakni J, (52) dan SS, (76). peristiwa berdarah ini pertama kali diketahui anaknya M, (30) usai membeli sarapan sekitar pukul 09.00 WIB yang disuruh orang tuanya.

Alangkah kagetnya M, setelah sampai dirumahnya dirinya SS pelaku pembacokan tergantung pada seutas tali. “Melihat kejadian itu, M berteriak histeris mengundang perhatian warga yang langsung berbondong-bondong kelokasi kejadian, tak berapa lama kemudian Bhabinkantibmas bersama petugas kepolisian sampai di TKP” ujar ketua RT setempat Yenof  Dalena kepada awak media.

Dengan tangisan histeris, saksi pun berlari ke kamar orangtuanya untuk mencari sang ibu. Di kamar tersebut, saksi M mendapati ibunya J terbaring tak berdaya di atas ranjang dengan kondisi bersimbah darah dibagian wajah dan kepala. “Sampai di TKP, anggota dibantu warga langsung melarikan keduamya ke RSAM Bukittinggi,” tambahnya.

Diketahui, saat ini YN mengalami luka robek dibagian belakang, pelipis sebelah kiri, Hingga kini, korban masih kritis dan mendapatkan perawatan intensif di RSAM Bukittinggi.

Informasi yang diperoleh, Pasangan J dan S yang sehari-hari bekerja serabutan ini sering mengalami pertengkaran. Diduga dalam pertengkaran itu S terpancing emosi hingga membacok kepala istrinya hingga terkapar bersimbah darah. Menganggap istrinya sudah tewas, S kemudian gantung diri dengan seutas tali.

Aksi penganiayaan yang berujung kritis dan gantung diri ini juga dipicu api cemburu si suami kepada istri. Namun, sampai kini, petugas masih terus mengembangkan kasus rumahtangga berujung maut tersebut.

Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah BB, diantaranya, tali nilon warna hijau berdiameter 5 mm. Sebilah kapak berlumuran darah yang ditemukan di lantai TKP gantung diri. Serta asur dan seprai yang dipenuhi darah.(oki/eds)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.