Begini Penjelasan Jokowi Terkait Larangan Mudik Lebaran 2021

oleh -764 views
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres

Nasional, dekadepos.com

Meski memahami akan kerinduan masyarakat mudik lebaran. Namun, keputusan untuk kembali melarang mudik lebaran tahun 2021 ini harus dilakakun pemerintah sebagai upaya penyegahan penyebaran Covid-19.

“Saya mengerti kita semua pasti rindu sanak saudara pada saat-saat seperti ini, apalagi di lebaran nanti. Tapi mari kita utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman,” jelas presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya, Jumat (17/4).

Ia memaparkan ada 4 alasan yang menjadi acuan pemerintah melarang mudik lebaran di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Dimana Kenaikan kasus yang terjadi pada masa libur panjang menjadi perhatian bagi pemerintah. Terdapat 4 kali lonjakan kasus besar Covid-19 di Indonesia akibat libur panjang.

Antara lain adalah pada masa libur lebaran tahun 2020, libur panjang pada bulan Agustus 2020, libur panjang November 2020, dan libur akhir tahun 2020. Keempat periode libur panjang itu berkontribusi pada melesatnya angka penambahan kasus positif harian dan kasus kematian.

Selain itu, tren penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini dinilai pada kondisi terbaik. Oleh karena itu momentum tersebut harus dijaga dengan mencegah terjadinya potensi penyebaran Covid-19.

“Oleh karena itu, kita harus betul-betul menjaga momentum bersama, momentum yang sangat baik, untuk itulah pada lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat,” terang Jokowi.

Saat ini kasus aktif di Indonesia 108.032 kasus per 15 April 2021. Sementara itu, kasus harian pun mengalami penurunan dari sebelumnya mencapai 15.000 per hari menjadi 4.000 hingga 6.000 kasus per hari pada saat ini.

Total pasien yang sembuh pun telah mencapai 90,5% kasus pada saat ini. Sehingga hal tersebut memperlihatkan penanganan pandemi yang telah membaik. (*/kn)

BACA JUGA: Perantau yang Ingin Pulang Kampung, Ayo Sebelum Tanggal 6 Mei 2021, Pintu Masuk Diperbatasan Sumbar Bakal Ditutup

No More Posts Available.

No more pages to load.