Bejad! Imingi Buah Mangga, Kakek ini Cabuli Dua Bocah

Agam, dekadepos.com

Kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak masih terus terjadi.
Baru-baru ini, terungkap kasus pelecehan yang dialami dua Bocah, sebut saja Mawar (nama samaran) (7) dan melati (9) di Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam yang tega di cabuli seorang kakek bernisial M (68) yang juga merupakan tetangganya.

Bacaan Lainnya

Kasus ini terungkap ketika kedua orang tua Korban merasa curiga atas prilaku anak serta postur tubuh yang berbeda dari anak seusianya. Untuk itu, pada 3 juli 2018 lalu atas dugaan perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur orang tua korban melaporkan tersangka ke pihak Kepolisian.

“tersangka dilaporkan oleh orang tua korban atas dugaan perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur, LP/ 107 / VII / K / 2018, 3 Juli 2018,” ujar Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi S.Ik didampingi Kasat Reskrim Iptu M Reza.

Dikatakannya, sebelumnya , Korban tidak mau menceritakan peristiwa pencabulan yang diawalinya. Karena mendapat desakan dari kedua orang tua korban, maka keduanya menceritakan peristiwa yang dialaminya dan mengakui sudah dicabuli oleh tersangka M di pondok miliknya.

Bersarkan laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. “Dari hasil Visum benar melangami lecet di alat vital mereka,”ujarnya.

Hingga pada akhirnya dilakukan penjemputan ke tempat kediamannya, sayangnya tersangka duluan kabur, diduga telah mengetahui dirinya dilaporkan oleh orang tua korban.

Dari infoemasi diterima tersangka pergi menginap di rumah familinya di Maninjau, kecamatan Tanjung Raya, dan dilakukan pengejaran. Ditempat ini juga tidak ditemukan tersangka yang kabarnya melanjutkan pelarian ke Palembang di tempat anaknya.

Mendapat informasi tersebut Tim Opsnal dan Unit III PPA Sat Reskrim, Polres Agam langsung memburu tersangka namun setelah sampai di rumah sang anak ternyata pelaku sudah kabur kerumah saudaranya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
Tim langsung berkordinasi dengan Pihak Polres Lubuk Linggau dan Polda Sumsel, hingga pada akhirnya pelarian tersangka terhenti di sini.”Tersangka kita amankan pada Rabu tanggal 26 September 2018 sekitar pukul 16.00 wib, saat diintrogasi, tersangka mengakui perbuatannya terhadap kedua korban,”ujarnya.

Dari keteeangan M, dirinya membujuk dengan iming-iming buah mangga, hingga ke dua bocah ini dibawa untuk menjalankan aksinya. Bejadnya lagi, sebagai uang tutup mulut, tersangka M
membujuk korban dengan sejumlah uang.

Atas perbuatannya tersangka terancam Pasal 76D jo Pasal 81 ayat 2 atau pasal 76E jo Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara. (rel/Ok/ed)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *