BERANI TEGAKAN ATURAN Satpol PP Payakumbuh Jadi Percontohan Daerah Lain

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Keberhasilan jajaran Satpol-PP Kota Payakumbuh, dibawah pimpinan Kasatpol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, dalam penegakkan Peraturan Daerah (Perda) di Kota Payakumbuh, ternyata menjadi contoh untuk dapat ditiru oleh Satpol PP dari daerah lain.

Bacaan Lainnya

Dan itulah sebabnya, ketika Satpol-PP Payakumbuh dinyatakan sukses menjalankan tugas dan fungsinya dalam penegakan Perda, dan bahkan berhasil menggiring para pelaku pelanggar Perda sampai ke meja hijau aparat penegak hukum, sejumlah Satpol-PP dari daerah lain di Sumbar datang berkunjung untuk melakukan studi banding bagaimana kiat Satpol PP Payakumbuh menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga penegak Perda.

Adalah Satpol PP dari Kabupaten Agam yang melakukan kunjungan kerja atau studi banding ke kantor Satpol-PP Payakumbuh, untuk ‘berguru’ bagaimana kiat Satpol PP Payakumbuh berhasil menjalankan tugas dan fungsinya dalam menegakan Perda sampai ke meja aparat penegak hukum itu.

Menurut Kasatpol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, kedatangan, Satuan Polisi Penegak Perda Kabupaten Agam itu, datang untuk konsultasi dan ingin mengetahui tentang pelaksanaan Perda dan tindakan Yustisi sampai pelaksanaan sidang tipiring di Pengadilan Negeri.

“Anggota Satpol-PP Kabupaten Agam yang datang berkonsultasi adalah Kabid Tibum dan Tranmas, Gusnel, S.Sos, Kasi Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Arnis, S.IP, Kasi Penegakan Perda, Ali Akbar, S.Sos, Kasi OPS, Yul Amar, S.IP, dan Kasi SDM, Rudi Sumardi. Kedatangan tim Satpol-PP Kabupaten Agam disambut langsung Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Kabid PPD, Erizon dan personil Satpol PP Payakumbuh,” ungkap Devitra.

Diakui Devitra, kepada tim Satpol-PP Kabupaten Agam yang datang untuk berkonsultasi tentang pelaksanaan Perda dan tindakan Yustisi sampai pelaksanaan sidang tipiring, kiatnya kita beberkan dengan terbuka dan gamblang,sehingga dapat ditiru oleg Satpol PP Kabupaten Agam.

“ Memang, sejak setahun lalu, Satpol PP Payakumbuh sudah berhasil menerapkan tindakan Yustisi sampai pelaksanaan sidang tipiring di PN Payakumbuh,” sebut Devitra didampingi Erizon.

Diungkapkan Devitra dan Erizon, dalam menegakkan Perda tentang ketertiban umum dan maksiat di Kota Payakumbuh, Satpol-PP Payakumbuh langsung membawa perkara pelanggaran Perda tersebut menjadi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) ke Pengadilan Negeri (PN) Payakumbuh.

“Sepanjang tahun 2017 lalu, Satpol PP Payakumbuh sudah berhasil menggring sepuluh kasus tindak pidana ringan yang diputus PN Payakumbuh,” ungkap Devitra dan Erizon.

Diakui Devitra dan Erizon, dari putusan PN Payakumbuh itu, masing-masing pelanggar Perda dikenai sanksi denda. “Tetapi, apabila yang bersangkutan masih kedapatan melakukan pelanggaran yang sama, maka akan diberikan sanksi lebih berat lagi,” terang Devitra dan Erizon Erizon.

Disamping itu, lanjut Devitra dan Erizon, Satpol-PP Payakumbuh terus melakukan upaya melawan maksiat dengan melakukan patroli rutin setiap hari.

Diakui Devitra dan Erizon, dari hasil kunjungan studi banding yang dilakukan tim Satpol-PP dari Kabupaten Agam ke Satpol PP Payakumbuh itu, tentunya ada hikmah dan nilai positif yang berhasil dipetik untuk kepentingan kedua lembaga penegakan Perda tersebut.

“ Nilai positif pertama, kedua lembaga penegakan Perda itu bisa dan dapat untuk saling mengisi guna kemajuan lembaga. Nilai positif kedua, secara tidak langsung hubungan silaturahmi antar lembaga kedua daerah berjalan dengan baik untuk mendukung program pembangunan kedua pemerintah daerah, utamanya pembangunan penegakan Perda,” pungkas Devitra dan Erizon. **  

 

Giliran Satpol-PP Padang Pariaman ‘Berguru’ Terkait Tipiring ke Satpol PP Payakumbuh

Kesuskesan dan keberhasilan Satpol PP Payakumbuh menggiring para pelanggar Perda sampai ke meja penegak hukum PN Payakumbuh, ternyata sampai pula ke telinga pemangku kebijakan di lembaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Padang Pariaman, untuk datang ‘berguru’ ke Satpol-PP Kota Payakumbuh.

Kunjungan kerja Satpol-PP Kabupaten Padang Pariaman ke Payakumbuh pada Rabu tanggal 21 Maret 2018 lalu itu, ungkap Kasatpol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, juga ingin belajar ke Satpol PP Payakumbuh terkait penanganan Perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang berhasil  dilakukan Satpol-PP Payakumbuh hingga kepersidangan atau pengadilan.

Dalam kunjungan Satpol PP Padang Pariaman tersebut, sejumlah Kabid Satpol-PP Kabupaten Pariaman yang diterima langsung Kasatpol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra didampingi Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Peraturan Daerah (PPD) Erizon, dengan rinci menjelaskan kiat-kiat penegakan Perda yang berhasil dilakukan Satpol PP Payakumbuh.

“ Kepada tim Satpol PP Kabupaten padang Pariaman, kita berikan penjelasan sedetil-detilnya, bagaimana kiat Satpol PP Payakumbuh menjalankan tugas dan fungsi pengawasan dan penegakan Perda dengan tegas dan benar. Terbukti, kita berhasil membawa kasus pelanggaran Perda ketingkat penegakan hukum pelanggaran Tipiring yang berhasil diputus oleh PN Payakumbuh, “ sebut Devitra.

Kasatpol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra mengakui, banyaknya lembaga Satpol PP dari daerah lain datang berkunjung ke Satpol PP Payakumbuh untuk ‘berguru’ terkait penegakan Perda, tentunya secara tidak langsung menjadi tantangan bagi Satpol PP Payakumbuh untuk terus komit dan konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga penegakan Perda di Kota Payakumbuh.

Untuk itu, pungkas Devitra, sebagai pimpinan yang diberi kepercayaan oleh Walikota Payakumbuh untuk memimpin lembaga Satpol PP Payakumbuh, dia  berharap ke depan personil Satpol-PP Payakumbuh kian solid dan bertindak sesuai dengan aturan yang sudah digariskan oleh Standar Operional (SOP). Sebab, Satpol-PP Payakumbuh mulai jadi percontohan bagi Satpol PP dari daerah lain di Propinsi Sumatera Barat. **

 

 

 

TINGKATKAN SDM

Puluhan Personil Satpol PP Payakumbuh Terus Dibina

 

Kasatpol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra mengakui bahwa, untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan bagi personil Satpol-PP Payakumbuh dalam pelaksanaan tugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, personil Satpol PP Payakumbuh terus dilakukan pembinaan dengan sejumlah materi.

Sesuai penegasan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi yang menyatakan bahwa, Satpol-PP sebagai lini terdepan dalam penegakan Perda, harus paham dengan Perda itu sendiri, termasuk harus paham proses hukum dan tak kalah penting adalah paham SOP dalam melaksanakan tugas.

Diakui Devitra, saat ini tuntutan masyarakat sangat tinggi terhadap profesionalitas petugas Satpol PP dalam memberikan pelayanan. “Untuk itu, setiap personil Satpol-PP harus mampu dan paham dengan aturan yang akan ia tegakkan itu,” ucapnya Devitra.

Diakui Devitra, selama berlangsungnya pembinaan dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi personil Satpol PP Payakumbuh, mereka diberikan materi pembinaan terkait peranan proses hukum, mulai dari pihak kepolisian, kejaksaan dan pengadilan, terkait penegakan peraturan Daerah serta pemahaman tentang Perda Ketertiban Umum (Tibum) dan Perda Penyakit Masyarakat (Pekat), termasuk menyampaikan materi terkait proses penyidikan pelanggaran Perda sampai berujung ke Pengadilan Negeri dengan materi proses sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“ Dari kegiatan pembinaan itu, kita tentu berharap kedepannya, setiap personil Satpol-PP dan Damkar semakin profesional dan dicintai serta harus jadi contoh. Mudah-mudahan dengan pembekalan yang digelar, semakin memberikan pemahaman kepada setiap personil terkait tugas dan fungsinya,” ucap Devitra.

DPRD APRESIASI KEBERHASILAN SATPOL PP PAYAKUMBUH

YB Dt. Parmato Alam: “Teruslah Berinovasi untuk Kemaslahatan Daerah dan Masyarakat”

NAMA harum lembaga Satpol PP Kota Payakumbuh yang sukses dan berhasil menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga penegakan Perda, sehingga menjadi percontohan bagi Satpol PP dari daerah lain yang datang untuk ‘berguru’ ke Satpol PP Kota Payakumbuh, ternyata sampai juga ke telinga para wakil rakyat di lembaga DPRD Kota Payakumbuh.

Buktinya, ketika kesuskses Satpol PP Kota Payakumbuh itu disampaikan ke Ketua DPRD Payakumbuh, Yendri Bodra Datuak Parmato Alam, orang nomor satu di lembaga wakil rakyat itu langsung memberikan apresiasi dan pujian.

“Kita pantas bangga sekaligus memberikan pujian kepada Satpol PP Kota Payakumbuh, yang sukses menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga penegakan Perda, sehingga Satpol PP Payakumbuh menjadi percontohan bagi Satpol PP dari daerah ,” ungkap kader partai Golongan Karya itu memuji Satpol PP Payakumbuh itu berkomentar.

Diakui Yendri Bodra Datuak Parmato Alam, meskipun saat ini keberadaan Satpol PP Payakumbuh sudah menjadi lembaga percontohan oleh Satpol PP dari daerah lain, namun diharapkan jajaran Satpol PP Payakumbuh tidak boleh berpuas diri dengan prestasi yang telah berhasil diraihnya.

“Artinya, Satpol PP sebagai lembaga terdepan dalam penegakan Perda, harus mampu menggali potensi dan terus berinovasi, sehingga tugas dan fungsi dalam penegakan Perda benar-benar terus dapat dilakukan dan wiwujudkan untuk kemaslahatan daerah dan masyarakat,” pinta Yendri Bodra Datuak Parmato Alam.

Komentar dan pujian yang sama juga diberikan sejumlah tokoh masyarakat Koto Nan Ampek, Koto Nan Gadang dan Lampasi. Menurut sejumlah tokoh masyarakat Kota Payakumbuh itu, penegakan Perda harus terus menerus dilakukan secara berkesinambungan, sesuai dengan tuntutan dan perkembangan daerah yang pembangunannya terus berkembang.

“ Sekali waktu saja, para aparat penegakan Perda atau personil Satpol PP Payakumbuh itu lengah atau ‘tertidur’ dalam penegakan Perda, maka dapat dipastikan bahwa prodak-prodak hukum atau Peraturan Daerah yang telah berhasil dilahirkan Pemko bersama DPRD untuk kemaslahatan daerah dan masyarakat, tentunya tidak punya nilai dan berarti dan Perda itu hanya akan menumpuk memenuhi lembaran-lembaran Perda yang berhasil dilahirkan Pemko dan DPRD,” sebut sejumlah tokoh masyarakat Kota Payakumbuh itu.

Yang pasti, atas sukses dan nama harum yang saat ini telah berhasil diraih lembaga Satpol PP Payakumbuh, sehingga menjadi lembaga percontohan bagi Satpol PP dari daerah lain, tentunya prestasi itu pantas mendapat acungan jempol. Bravo Satpol PP Payakumbuh. **

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *