Berbagi dengan Warga Miskin, Ala Buya Feri

oleh -287 views
Berbagi dengan Warga Miskin, Ala Buya Feri
Wakil bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan berbagi terhadap warga miskin di Limapuluh Kota (Foto: doddy)

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com

Sampai detik ini, niat baik Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan untuk terus berbagi dengan warga miskin dan orang-orang yang membutuhkan, ternyata belum luntur dan masih menjadi agenda utamanya bagi putra Kecamatan Lareh Sago Halaban yang akrap disapa Buya Feri itu.

Buktinya, usai memberikan bantuan untuk penghuni panti jompo, warga terlantar dan orang-orang penderita gangguan jiwa, akhir-akhir ini Buya Feri getol memberikan bantuan untuk kaum perempuan atau kalangan ibu-ibu kalangan keluarga tidak mampu yang sedang menderita sakit.

BACA JUGA : Raihan, Balita Tersiram Air Panas yang Diselamatkan Wabup Ferizal Ridwan itu Sudah Sembuh

“Berbagi dan memberikan bantuan untuk orang-orang yang membutuhkan, adalah sebuah kewajiban dan menjadi tanggungjawab bagi setiap insan,” ungkap Buya Feri usai memberikan bantuan untuk seorang ibu kariawati honorer bernama Yenni (50 tahun) warga Jorong Ateh Koto, Nagari Suliki, Kecamatan Suliki, yang saat ini memiliki beban kehidupan cukup berat pasca suaminya meninggal dunia.

“Ibu Yenni adalah seorang janda yang telah ditakdirkan menjalani beban hidup dengan tanggungjawab 3 orang anak, seorang diantaranya bernama Sri Kurnia Eka Putri, kini dalam kondisi sakit dan membutuhkan donor darah setiap bulannya. Sedangkan anak lainnya, Fadhillatul Ramadhan, terpaksa putus sekolah karena dia tidak mampu lagi untuk membiayai pendidikan anaknya itu,” ungkap Buya Feri.

Setelah memberikan bantuan untuk ibu Yenni, Buya Feri juga memberikan bantuan sembako untuk seorang wanita bernama Marini (41 tahun) warga Jorong Kampung Dalam, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, yang sudah bertahun-tahun terbaring lumpuh.

Menurut Buya Feri meskipun ibu Marini masih punya suami, namun pria yang sudah memberikannya tiga orang anak itu, hanya bekerja serabutan dan terkadang hari-harinya tersita untuk mengurus istrinya yang terbaring tak berdaya.

“ Melihat kondisi keluarga Marini, kita benar-benar prihatin dan seharusnya keluarga tidak mampu yang sedang menghadapi persoalan hidup ini mendapat perhartian dari Pemkab dan orang-orang yang merasa peduli dengan nasib keluarga yang benar-benar tidak beruntung ini, “ ungkap Buya Feri.

Diakui Buya Feri, dari berbagai informasi yang berhasil ditampungnya dari banyak pihak termasuk pemerintahan nagari dan jorong, masih banyak warga di Kabupaten Limapuluh Kota berstatus sosial yang sangat memprihatinkan ini.

BACA JUGA: Upaya Wabup 50 Kota Memanusiakan Manusia

Disamping secara ekonomi orang-orang berstatus sosial tidak beruntung ini terkendala untuk membiayai kehidupan dan biaya pendidikan anak-anak mereka. Bahkah, masih banyak ditemukan warga yang menderita sakit dan pasrah dengan sakit yang dideritanya, karena ketidakmampuannya untuk membiayai pengobatan.

“Ke depan kita berharap warga masyarakat yang tidak beruntung secara ekonomi ini dapat ditekan secara nyata, sesuai dengan harapan dan program pemerintah yang bertanggungjawab mengentaskan kemiskinan di negeri ini,” pungkas Buya Feri. (ds)