Berebut BA 1 C di Limapuluh Kota, Siapa Menang?

oleh -3.032 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Setiap orang punya caranya sendiri untuk ‘mencuri’ hati masyarakat, agar terpilih menjadi bupati. Bahkan, ada bakal calon bupati mahir ‘membujuk’ dan memberikan rayuan nan memikat, agar tak berpaling ke lain hati.

Hal seperti ini lazim terjadi. Dan tentunya, tak terkecuali di Kabupaten Limapuluh Kota  jelang digelarnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlangsung bulan Desember 2020 ini.

Hasil pantauan awak media pasca PSBB dan new normal, suhu politik jelang Pilkada Limapuluh Kota, benar-benar mulai memanas. Buktinya, sudah ada bakal calon Bupati mulai memanaskan mesin politiknya dengan cara berusaha hadir di tengah masyarakat menawarkan gagasan, ide dan pemikiran untuk Kabupaten Limapuluh Kota ke depan.

Sedikitnya, ada 10 nama bakal calon Bupati yang mengapung dan mulai tampil ke tengah publik, mereka adalah bupati incumbent Irfendi Arbi dan Wabup incumbent Ferizal Ridwan.

Kemudian, ada nama mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota, Darman Sahladi. Tokoh muda asal Kapur IX yang sudah dua periode duduk sebagai anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat itu, punya peluang besar untuk dipilih menjadi bupati Limapuluh Kota.

Disamping itu mengapung  pula nama mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus. Putra Kecamatan Pangkalan yang pernah menjadi wakil rakyat di Sumatera Utara itu, disebut-sebut tokoh paling cocok untuk memimpin Kabupaten Limapuluh Kota ke depan.

Selain punya visi dan misi membangun Kabupaten Limapuluh Kota secara utuh, dia juga dinilai seorang tokoh yang cerdas dan punya jiwa kepemimpinan yang berpikir maju serta rendah hati dalam pergaulan.

Kemudian muncul pula nama Muhammad Rahmad, tokoh nasional yang punya ide dan gagasan untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Limapuluh Kota, utamanya komuditi jagung unggul untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Limapuluh Kota.

Kemudian muncul pula nama Yuni Hermon, tokoh asal Mudiak yang terkenal punya dedikasi tinggi untuk membangun Limapuluh Kota lebih baik.

Tak kalah hebatnya, muncul pula nama Riski Kurniawan Nakasri. Tokoh muda, enerjik, cerdas punya visi dan misi jauh ke depan ini, punya gagasan untuk membangkitkan sektor perkebunan komoditi gambir yang menjadi primadona untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan daerah Kabupaten Limapuluh Kota.

Tak tanggung-tanggung, untuk membuktikan keseriusaannya maju pada Pilkada 2020, RKN berani memajang baliho bertuliskan “Insya Allah Bupati Limapuluh Kota Periode 2021-2026”.

Disamping itu, muncul pula nama Maskar Datuak Pobo. Putra terbaik Limapuluh Kota yang pernah bertugas sebagai anggota Polri ini, rela meninggalkan jabatannya sebagai Walinagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak, untuk maju sebagai calon Bupati melalui jalur perseorangan.

Kemudian muncul pula nama mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo. Tokoh asal Baruah Gunung yang sudah 4 periode menjadi wakil rakyat di Limapuluh Kota, kini dipercaya menjadi wakil rakyat di DPRD Propinsi Sumatera Barat itu, belakangan terlihat agresif membangun isu politik. Bahkan saat pandemi covid-19 melanda negeri ini, Datuak Safar, demikian ia akrab disapa, turun keberbagai nagari membagi-bagikan sembako, masker dan APD.

Tak hanya itu, beberapa baliho mulai dipajang Datuak Safar dibeberapa tempat strategis di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota. Dapat dipahami bahwa dia punya keinginan untuk dipilih jadi Bupati Limapuluh Kota pada Pilkada yang bakal digelar 2020 mendatang.

Setelah itu muncul pula nama Rifa Yendi, putra terbaik Pangkalan yang pernah bertarung berebut BA 1 C pada Pilkada lalu.
TIKAM JEJAK DI KANTONG SUARA
Sementara itu bupati incumbent, Irfendi Arbi, meski sempat menyatakan  belum tentu maju pada Pilkada 2020 mendatang, karena  tengah kosentrasi menghadapi ancaman penyebaran pandemi covid-19. Namun dari gelagatnya, Irfendi Arbi punya cara sendiri untuk merebut hati rakyat.

Setidaknya, manuver Irfendi Arbi yang sering berkunjung ke daerah yang menjadi basisnya pada Pilkada lalu, dapat dijadikan pertanda bahwa putra Simalanggang itu tengah berusaha menikam jejak di nagari-nagari yang menjadi kantong suaranya.

Lantas, dari 10  putra terbaik Kabupaten Limapuluh Kota itu, siapakah yang bakal berhasil merebut BA 1 C. Kita lihat saja nanti. (ds)