Berikan Efek Jera, Penertiban PKL Berlanjut ke Sidang Tipiring

oleh -340 views

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Payakumbuh bersama gabungan TNI dan Polri kembali menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar perda, pada Kamis (27/12/2018).

Namun, penertiban kali ini tidak lagi hanya berupa surat teguran kepada para pedagang yang melanggar, tetapi berlanjut ke sidang tindak pidana ringan (Tipiring) dengan ancaman denda maksimal 50 juta atau kurungan 3 bulan.

“Penertiban pelanggar Perda 05 Tahun 2017 kali ini, kita amankan 8 PKL yang berjualan di trotoar jalan,”ujar Ketua Harian Tim 7, Kasatpol-PP Payakumbuh, Devitra kepada wartawan.

Kedelapan PKL tersebut diamankan di sepanjang jalan Soekarno Hatta, Koto Nan Ampek, Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani, Kubu Gadang Payakumbuh. Dari semua PKL tersebut diamankan
Beberapa barang bukti berupa meja dan dagangan PKL untuk proses penyidikan dan kepentingan sidang.


“Penertiban berjalan cukup lancar, namun ada dari beberap pedagang tetap tidak bisa menerima untuk menjalani sidang karena selama ini tindakan hukum hanya berupa surat teguran,”sebutnya.

Nantinya, kedelapan Pedagang yang terbukti melanggar bakal manjalani persidangan pada, Jumat (28/12/2018), sesuai dengan koordinasi dengan pengadilan Payakumbuh.

“Selama ini Satpol-PP selaku penegak perda sudah cukup memberikan sosialisasi , teguran lisan dan tertulis. Untuk itu, sudah saatnya dilakukan penegakan hukum,”katanya.

Dikatakannya, kedepan kegiatan ini akan terus digencarkan guna memberikan efek jera kepada PKL yang membandel. Sehingga, fasilitas umum yang biasany dijadikan sebagai tempat berdagan dapat diamanfaatkan masyarakat sesuai dengan peruntukannya.

“Untuk itu, kita minta tidak ada lagi PKL yang berjualan di fasilitas umum, Seperti trotoar bagi pejalan kaki dan jalan umum bagi pengendara, jika terbukti bakal kita tindak tegas,”pungkasnya. (edw)