Bermodal Odol, Wanita Cantik Ngaku Tim Satgas Covid-19 Berhasil Tipu 23 Orang

oleh

Padang, Dekadepos.com

Dua pelaku hipnotis bermodus sebagai petugas Covid-19 berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Padang. Pelaku tersebut bernama Jefrinaldi (46) dan Dian Anggraini.
Dalam memuluskan aksinya setelah mengaku petugas Covid-19, pelaku menggunakan odol (pasta gigi). 

Dari pengakuan pelaku, odol dikenakan ke korbannya untuk membersihkan diri. Namun dibalik itu, odol tersebut berfungsi untuk memperpanjang waktu mengambil gelang emas korban dan melarikan diri.

“Saat korban diluluri odol, korban lengah saat membuka gelang emasnya, kemudian pelaku menyuruh korban untuk membersihkan diri ke kamar mandi,” kata Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Padang, Kamis (26/11/2020).

“Jadi odol ini kalau dibersihkan akan berbusa, dan butuh waktu untuk membersihkannya,” sambungnya.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban Erlinda Wismai dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 632 / B / XI / 2020 / Resta SPKT UNIT III,  tanggal 25 November 2020, dengan lokasi kejadian di di Komplek Filano Blok B.2, RT 002, RW 018, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Hasil Penyelidikan di lapangan diketahui keberadaan tersangka Jefrinaldi yang diduga sebagai tersangka dalam perkara pencurian dan penipuan.

Jefrinaldi sedang berada di Jalan M Yamin Nomor 1 Padang, lalu tersangka diamankan dan dimintai keterangan mengenai keberadaan rekannya Dian Anggraini.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, dua pelaku hipnotis yang ditangkap telah beraksi di 23 tempat di Kota Padang. Hal tersebut terungkap dari pengakuan para pelaku.

“Namun hanya 9 korban yang melaporkan kerugiannya,” kata Imran saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Padang, Kamis (26/11/2020).

Imran menambahkan, dengan begitu ada banyak korban lain yang belum melaporkan kerugiannya. “Kita minta warga yang belum melapor untuk segera melapor, tentu akan kita tindak lanjuti. Semakin banyak melapor semakin bagus,” ujarnya.

Imran melanjutkan, selain di Kota Padang, pelaku juga beraksi di Bukittinggi dan Pekanbaru Riau. “Modusnya cukup terorganisir,” lanjut Imran singkat.

Diketahui kedua tersangka bernama Jefrinaldi (46), warga Jalan Rawang Timur VI/1, RT 3, RW 1, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang dan Dian Anggraini (42) warga Jalan Gunung Bromo Wisma Indah V Blok B.1, No.14 RT 001, RW 008 Kel.Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (Ihsan Kamil Dakuga).