Berusia Setengah Abad, Pemko Payakumbuh Adakan Sayembara Logo 50 Tahun

Payakumbuh, dekadepos. com

Menjelang hari jadi kota Payakumbuh yang ke- 50, tepatnya 17 Desember mendatang, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengadakan sayembara cipta karya logo lima puluh tahun kota Payakumbuh.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz menyebutkan sayembara cipta logo ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan terlibat langsung memeriahkan hari jadi Kota Randang.

“Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti sayembara cipta logo ke-50 Kota Payakumbuh, the City of Randang,” kata Erwin Yunaz saat diwawancarai, Jumat (28/02).

Lomba ini, kata Erwin, tidak hanya untuk masyarakat Kota Payakumbuh tapi terbuka untuk seluruh rakyat Indonesia yang telah memiliki KTP.

“Kami telah menyiapkan hadiah, puluhan juta rupiah serta hadiah menarik lainnya. Saya harap banyak yang berpartisipasi untuk lomba ini,” ujar Wawako.

Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh Jhon Kenedi menyebutkan dalam logo ini akan dinilai penyusunan logo yang sesuai dengan simbol-simbol identitas Kota Payakumbuh.

“Di setiap desain logo wajib menguraikan makna yang terkandung dalam rancangan logonya,” kata JK sapaan akrap Kadiskominfo tersebut.

Contohnya, Kota Payakumbuh sebagai Kota Randang. Selanjutnya, Payakumbuh dikenal dengan keanekaragaman kuliner sehingga menyandang gelar Kota Kuliner.

“Ngalau Indah sebagai salah satu objek wisata alam dan juga menjadi simbol kota Payakumbuh. Monumen Tugu Ratapan Ibu dibuat sebagai bukti sejarah. Monumen Tugu Adipura dibuat sebagai bukti bahwa kota Payakumbuh memiliki komitmen terhadap kebersihan kota sehingga berkali-kali meraih penghargaan Adipura,” ujarnya.

Bagi yang ingin mengambil formulir pendaftaran, bisa di unduh di laman www.berita.payakumbuhkota.go.id. yang dimulai tanggal 2 Maret 2019. Pengembalian Formulir Pendaftaran dan Pemasukan Logo sayembara dapat dikirim ke alamat e-mail humas@payakumbuhkota.go.id atau dikirim langsung ke Bidang Kehumasan Diskominfo Payakumbuh paling lambat tanggal 27 Maret 2019.

“Penjurian akan berlangsung dalam dua tahap untuk menentukan pemenang mengacu pada kriteria penilaian oleh Panitia selaku Dewan Juri,” pungkasnya.(edw)