Biadab, Ayah Kandung dan Ibu Tiri Aniaya Anak Sampai Kulitnya Melepuh

oleh -9.092 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-
Ini benar-benar sebuah perbuatan keji dan biadab. Sepasang suami-istri (pasutri) berinitial WDK alias Ujang (39 tahun) dan istrinya R (41 tahun) warga Jorong Bulakan, Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, tega melakukan tindak penganiayaan terhadap anaknya sendiri, hingga sekujur tubuh korban melepuh setelah ditempeli kaca botol yang terlebih dahulu dibakar atau dipanaskan dengan api.

Tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur yang dialami korban, sebut saja namanya Bujang (11 tahun) itu, sempat mengemparkan warga setempat dan akhirnya tindakan tak berprikemanusian itu dilaporkan pihak keluarga korban kepada pihak Polsek Polsek Luhak.

Atas laporan itu, ayah kandung dan ibu tiri yang tega menganiaya anaknya itu telah dilakukan penangkapan oleh anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh dan anggota Polsek Luhak berdasar :
LP/K/93/III/2020/Res tanggal 27 Maret 2020.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, melalui Kasatreskrim AKP Ilham Indarwaman, kepada awak media membenarkan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur berjenis kelamin laki laki tersebut.

Kapolres AKBP Dony Setiawan mengatakan bahwa, peristiwa tersebut terjadi Jumat 27 Maret 2020 siang, saat itu menurut pengakuan kedua tersangka, korban diduga telah menganggu adik tirinya ayang akhirnya memancing emosi kedua tersangka untuk melakukan tindak kekerasan.

Adapun kronologis tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap anak dibawah umur itu dilakukan kedua tersangka dengan cara mengikat korban dengan tali tambang sepanjang 3,5 meter, dengan posisi kedua tangan korban mengarah ke atas .

Kemudian bapak kandung dan ibu tirinya menyulutkan kaca botol sirup ABC dengan api. Setelah kaca botol sirup tersebut panas, lalu ditempelkan ke sekujur tubuh korban termasuk ke bagian wajah dan kemaluan korban yang tampak melepuh akibat luka bakar.

Tak tahan dianiayai secara keji dan biadab oleh ayah kandung dan ibu tirinya itu, korban meronta dan meraung kesakitan. Jeritan dan raungan korban terdengar oleh tetangga, kemudian kejadian tersebut disampaikan ke paman dan tante korban.

“Atas kejadian yang dialami keponakannya itu, paman korban langsung membuat laporan kepada Polsek Luhak, sedangkan untuk menyelamatkan korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk kemudian dirujuk ke RSUD Adnan WD Payakumbuh,” ungkap Kapolres AKBP Dony Setiawan.

Atas laporan pihak keluarga korban, ungkap Kapolres AKBP Dony Setiawan, anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh dan anggota Polsek Luhak langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka di rumahnya pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 pukul 00.15 Wib di Jorong Bulakan, Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Koyta Kota.

Bersama kedua tersangka juga diamankan barang bukti (BB) satu utas tali tambang sepanjang 3,5 meter dan satu buah pecahan botol yang dipergunakan kedua tersangka untuk melakukan tindak kekerasan terhadap korban.

“ Sejauh ini penyidik unit PPA Satreskrim Polres Payakumbuh masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka,” pungkas Kapolres AKBP Dony Setiawan. (edw)