BPBD Gelar Sosialisasi Pembentukan Kelompok Siaga Bencana

oleh -462 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz membuka kegiatan sosialisasi Pembentukan Kelompok Siaga Bencana Kota Payakumbuh 2018 yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh di Aula Balaikota Bukik Sibaluik 12 November 2018. Sosialisasi tersebut digelar untuk meningkatkan peningkatan informasi dan sosialisasi daerah rawan bencana kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri puluhan peserta yang terdiri dari 5 kelurahan masing-masing dari tiap kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh. Juga hadir Camat dan lurah dari 5 kelurahan di 5 kecamatan yang tersebar di Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya Wawako Erwin Yunaz mengatakan meskipun Kota Payakumbuh merupakan kota yang tingkat kerawanannya bencananya rendah, namun kesiapsiagaan bencana masyarakat perlu untuk selalu dibina atau dilatih, sebagaimana pengalaman Negara Jepang dalam pengelolaan bencana, apalagi tingkat bencana di Sumatera Barat sangat tinggi, semua jenis bencana bisa saja terjadi. “Program upaya penanggulangan bencana yang dilakukan BPBD Kota Payakumbuh adalah Pembentukan dan Pelatihan Kelompok Siaga Bencana, yaitu program berbasis komunitas dalam rangka membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana yang bisa muncul di lingkungannya,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa walaupun tanggung jawab akhir dari penanggulangan bencana terletak di tangan pemerintah dan pemerintah daerah, namun keberhasilan penanggulangan bencana tak terlepas dari peran serta secara aktif dunia usaha dan masyarakat secara keseluruhan. “Ketiga unsur ini harus memainkan peran aktif merencanakan berbagai upaya penanggulangan bencana yang ada disekitarnya, peran serta semua unsur lebih ditekankan para keterlibatan semua unsur yang ada dalam masyarakat yang terorganisasi dalam lembaga usaha, baik dalam perencanaan, perencanaan pengawasan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan penanggulangan bencana yang dilakukan,” tutur Erwin.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Payakumbuh, Irfan Canof yang juga Panitia kegiatan dalam laporannya menerangkan kegiatan ini merupakan yang ke 5 kalinya dilaksanakan pada tiap tahun semenjak tahun 2014, ada 15 peserta dari masing-masing kelurahan yang mengikuti sosialisasi ini, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Parambahan, Koto Baru, Tanjuang Gadang Sungai Pinago, dan Tigo Koto Diateh. “Setelah melaksanakan sosialisasi, akan digelar pelatihan selama 3 hari bagi Komunitas Siaga Bencana (KSB),” tambahnya.

Sementara Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Yufnani Away dalam sambutannya mengatakan Kota Payakumbuh dengan tingkat kerawanan paling rendah, dari dulu selalu memposisikan diri sebagai daerah penyangga pada saat terjadinya bencana besar di Sumatera Barat. “Jika bencana besar terjadi di pusat pemerintahan Sumatera Barat, maka kota dan kabupaten akan mengalami kelumpuhan, Kota Payakumbuh yang berfungsi sebagai penyangga, kita harus siap dan terampil untuk mengatasi bencana yang terjadi, maka diperlukan pelatihan bagi Komunitas Siaga Bencana sebagai perpanjangan tangan BPBD” ujarnya. (Edw)