Bukan Kembar, Oka dan Oki Ditangkap Lagi Boncengan

oleh -3.524 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Usai mengobok-obok sejumlah Kelurahan di Kota Payakumbuh untuk membekuk sejumlah tersangka pengedar dan pemakai Narkoba jenis sabu-sabu, Tim Gagak Hitam Satresnarkoba Polres Payakumbuh yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba, IPTU. Desneri dan KBO. IPDA. Duasa, bergerak ke Kabupaten tetangga, di Kecamatan Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota Tim Gagak Hitam membekuk lima orang tersangka pengedar, pemakai Narkoba jenis ganja kering dan sabu-sabu.

Penangkapan di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Akabiluru itu, mengagetkan ratusan warga sekitar. Mereka berdatangan ke lokasi penangkapan. Mereka kaget, tak menyangka di kampung yang mereka cintai bakal digrebek oleh Polisi, apalagi terkait kasus Narkoba.

Penangkapan pertama dilakukan Tim yang juga didampingi Kanit 1, AIPDA. Supriyadi “Ed”Dahlan itu terhadap dua orang tersangka yang tengah berboncengan, keduanya OKI (44) dan OKA (28). Mereka dibekuk di Jorong Suayan, Nagari Suayan pada Selasa 21 Juli 2020 sekitar pukul 13.00 Wib. Keduanya diduga hendak menunggu calon pembeli Narkoba jenis ganja kering. Namun sayang, belum sempat bertemu dengan calon pembeli, mereka justru lebih dahulu Polisi (Tim Gagak Hitam.red) walhasil, mimpi untuk mendapatkan uang berubah dengan mendapatkan tangan terborgol. Dari penangkapan terhadap kedua pria yang bukan kembar itu diamankan 1 paket Narkoba jenis ganja kering ukuran besar dengan berat sekitar setengah kilo.  

Dari “nyanyian” OKI dan OKA yang sama-sama beralamat di Jorong Ateh Nagari Sungai Balantiak itu, Tim Gagak Hitam melakukan pengembangan ke Jorong Bawah Nagari Sungai Balantiak membekuk tersangka ME (36) dan RSZ (27) serta seorang pria lainnya. Dari penangkapan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kedua dan ketiga yang diwarnai bunyi tembakan Pistol Polisi itu berhasil diamankan sejumlah paket besar Narkoba Jenis Ganja kering dan Sabu-sabu.

Bunyi tembakan beruntun dari anggota Tim Gagak Hitam itu membuat ratusan warga berdatangan ke Lokasi penangkapan, beruntung satu tersangka yang mencoba melarikan diri dengan meloncat jurang berhasil diamankan oleh anggota Polisi yang tengah melintas. Hasilnya, ketiganya berhasil dibekuk. Dari penggeledahan yang dilakukan di dua TKP itu berhasil diamankan barang bukti. Diantarnaya, 1 paket kecil narkotika jenis daun ganja, 4 paket besar narkotika jenis daun ganja seberat 2 kg, 1 paket kecil narkotika jenis daun ganja, 2 paket kecil narkotika jenis shabu, uang hasil penjualan narkotika sebanyak Rp. 200.000,  3 paket kecil narkotika jenis shabu yg dibungkus dengan plastik bening, 1 paket kecil narkotika jenis daun ganja.

“ Iya usai membekuk tersangka pengedar dan pemakai Narkoba di Payakumbuh, Tim Gagak Hitam bergerak ke Kecamatan Akabiluru dengan membekuk lima orang pria di tiga tempat berbeda. Dari penangkapan itu berhasil diamankan sejumlah paket narkoba jenis ganja kering dan sabu-sabu.” Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Dony Setiawan melalui Kasat Resnarkoba, IPTU. Desneri didampingi IPDA. Duasa, Kamis siang 23 Juli 2020.

IPTU. Desneri juga menambahkan, saat penangkapan para tersangka, petugas melakukan tembakan peringatan karena mereka mencoba melarikan diri, beruntung berkat kesigapan anggota, mereka berhasil diamankan/ditangkap.

“ Iya, ada tersangka yang mencoba melarikan diri dengan melompati jurang, beruntung anggota Tim Gagak Hitam yang lain melintas dan membeukuknya.” Ucapnya.

Hingga kini, keempat tersangka telah diamankan di Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Basilang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara satu orang pria lainnya diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Payakumbuh untuk menjalani Rehabilitasi. (Edw).