Bukittinggi Raih Peringkat 5 Top 10 SSA Tingkat Nasional

oleh -36 views

Bukittinggi.Dekadepos.Com.

Beberapa Tahun belakangan ini, Pemerintah kota Bukittinggi terus mening katkan kualitas sanitasi kota.Empat indikator Sanitasi Kota,MCK, Pengelolaan Sampah,Air Minum/air bersih dan Drainase menjadi fokus perhatian Pemko Bukittinggi untuk menuju Kota Bukittinggi yang maju,bersih dan sehat.

Apa yang dilakukan Pemerintrah Kota Bukittinggi itu,telah mengantarkan Kota wisata berhawa sejuk ini menjadi kota peringkat 5 (lima) dari 487 Kabupaten / Kota di Indonesia dalam pengelolaan Sanitasi Kota. Sehingga Kota Bukittinggi menerima piala bergengsi Smart Sanitation Award 2018 (SSA) Tingkat Nasional yang digelar Asosiasi Kabupaten / Kota Peduli Sanitasi (AK KOPSI).

Piala dan penghargaan sebagai Peringkat Kelima Top 10 SSA tahun 2018 diterima langsung oleh Wakil Walikota H.Irwandi,yang diserahkan Menteri Peker jaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Republik Indonesia melalui Dirjen Cipta Karya,Danis Hidayat Sumadilaga dalam acara City Sanitation Summit XVIII di hotel BW Luxury Kota Jambi, Kamis (25/10) kemaren.

Pada penyerahan penghargaan tersebut Wakil Walikota Bukittinggi H.Irwan di ,turut didampingi Kepala Bapelitbang Bukittinggi H.Bahryadi, Kepala Dinas Ling kungan Hidup,H. Supadria dan Kepala Dinas Perkim Nofrianto, CH.

Kota Bukittinggi meraih peringkat 5 Top 10 SSA tersebut setelah dilakukan verifikasi terhadap 487 Kabupaten / Kota se Indonesia oleh tim National Sanitasi City Rating (NSCR) yang berada dibawah organisasi AKKOPSI, yang merupakan or ganisasi pemerintahan yang melakukan program khusus penataan dan pembangu nan sanitasi di daerah masing – masing.

“kita bersyukur dapat meraih peringkat kelima dari 487 Kabupaten/Kota di Indonesia, dan ini prestasi yang membanggakan”.kata wakil Walikota H.Irwandi kepada Dekadepos,sepulangnya dari Jambi,Sabtu (27/10) kemaren.Berarti Bukittinggi cukup diperhitungkan ditingkat nasional. Dengan diraihnya pengharga an ini juga berarti adanya kebijakan dari Pemko Bukittinggi yang berpihak terha dap persoalan sanitasi dan lingkungan hidup di kota Bukittinggi.Dan Kewbijakan itu,jelas tidak luput dari kerjasama seluruh SKPD bersama Masyarakat dalam meningkatkan kualitas Sanitasi kota Bukittinggi,ulasnya.

Menurut Wakil Walikota H.Irwandi,untuk meraih prestasi itu,tentu tidak luput dari penilain yang objektif dilakukan Tim Penilai.terutama indikator penilai annya.Misalnya untuk penilaian Sanitasi Perkotaan untuk menuju Kota yang ramah Lingkungan,bersih dan Sehat ini, ada 4 indikator penilaian yang dilakukan AKKOPSI.Diantaranya,MCK,Pengelolaan Sampah,Air Bersih/Air Minum dan Drainase.

Untuk 4 indikator penilaian itu,kita terus berbuat untuk meningkatkan kuali tasnya,Seperti,MCK (mandi Cuci kakus),kita di Bukittinggi sudah mulai mengarah kepada Pemakaian Septikteng Komunal,dan sebenarnya itu sudah diawali di Kelu rahan Belakang Balok beberapa tahun yang lalu,tetapi,karena ada sedikit kendala, maka program itu akan kita kembangkan lagi.

Dimana kedepannya,kita akan membuat Septiteng Komunal di kota Bukit tinggi,setidaknya untuk 1 septiteng Komunal ini akan dimamfaatkan untuk 10 Ke pala Keluarga (KK),kata Irwandi menambahkan ,kalau sekarang ini masyarakat su dah banjyak memiliki MCK pribadi,tetapi masih ada yang membuangnya ke Ban dar atau Drainase,dan ini akan kita benahi terus.ujarnya.
Begitu juga dengan Pengelolaan Sampah,rasanya kita di Bukittinggi menjadi kan Pengelolaan sampah ini menjadi salah satu program utama.Sebab kita mengi nginkan kota wisata Bukittinggi sebagai kota yang bersih.bahkan untuk Pengelola an sampah ini,Pemko juga bekerjasama dengan TP-PKK beserta jajarannya, Ada nya Bank sampah.Bahkan untuk mengurangi sampah plastik,kita juga telah mem bagikan keranjang sampah kepada masyarakat,selain itu juga melakukan daur ulang sampah menjadi barang barang yang berhaga ekonomis,dan banyak cara la in yang kita lakukan dalam pengelolaan sampah ini,termasuk adanya Peraturan daerah tentang sampah ini.ungkap Wakil walikota Irwandi.

Untuk air Bersih atau Air Minum,menurut Irwandi,Pemerintah kota Bukit tinggi terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersihatau air minum ini,berbagai persoalan yang terkait dengan air bersih ini,terus kita bena hi dan ditingkatkan,termasuk melakukan penggantian pipa induk PDAM.Dan seka rang ini,kita tengah membangun Embung Tabek Gadang.Bahkan PemerintahPusat telah memberikian lampu hijau,pada tahun 2019 menganggarkan untuk pengolah an air Ngarai Sianok menjadi air bersih/air minum.Kalau ini terealisasi,kebutuhan air bersih di kota Bukittinggi akan terpenuhi.ungkap Wakil walikota.
Sedangkan untuk Drainase,sudah menjadi kewajiban pemerintah kotauntuk meningkatkan kualitasnya,baik itu melalui APBD Kota Bukittinggi,Pokir anggota Dewan maupun melalui Program KOTAKU dan KOTA SEHAT.

Semua yang menjadi indikator Sanitasi Perkotaan untuk menuju Kota yang Bersih dan Sehat itu sudah kita lakukan dan ditingkatkan kualitasnya secara bersa ma sama .Sebab dalam peningkatan Kulaitas sanitasi Perkotaan itu,kita tidak saja berbicara untuk Bersih dan Sehat saja.Namun dibalik kota yang bersih dan sehat itu akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.ujar Wakil Walikota H.Irwandi.

Untuk itu,dengan diraihnya penghargaan ini,diharapkan menjadi pemicu bagi semua elemen baik SKPD maupun masyarakat untuk lebih meningkatkan dan memotivasi kepedulian terhadap permasalahan lingkungan. “semoga kita bisa te rus bahu membahu menyelesaikan persoalan sanitasi perkotaan ini, sehingga ter wujud smart sanitasi di Bukittinggi,yang tidak hanya untuk penilaian saja tetapi se cara berkelanjutan dalam rangka menuju kota Bukittinggi yang bersih dan sehat serta berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat kota Bukittinggi.”, tambah Wakil walikota H.Irwandi.(Eds)

No More Posts Available.

No more pages to load.