, ,

Bunga Kenanga Antarkan Mimpi Nenek Marsiyam Naik Haji

oleh -968 views
Foto: Erliana Riady (detik.com)

(Dekadepos)— Tidak semua orang beruntung memiliki harta berlimpah serta kesehatan yang memadai sehingga dapat berangkat haji dengan mudah. Ada juga kisah tentang orang-orang yang memiliki banyak keterbatasan, namun tetap berusaha sepenuh hati untuk menunaikan rukun islam yang ke lima.

Sepertinya, begitulah yang dilakukan Nenek Marsiyem demi mewujudkan mimpinya menunaikan ibadah haji. Demi mewujudkan niatnya berangkat Haji, Nenek Penjual Bunga Kenanagan asal Dusun Domot, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, ini rela bersepeda 20 Km setiap hari.

Ini dilakukannya untuk mengumpulkan bunga-bunga kenanga dari tiga desa di Blitar, yaitu Purwokerto, Karanggayam dan Pakisrejo untuk kemudian dijual. Bahkan aktivitas ini masih tetap dilakukan Nenek Marsiyem di usianya yang kini telah menginjak 90 tahun. Lantas apa resep sehatnya hingga di usia 90 Marsitem masih kuat bersepeda jarak jauh?

“Resepnya bersyukur terus sama Allah. Sama setiap pagi senam,” ungkap Nenek Marsiyem dilansir dari detikcom, Senin (16/7/2018).

Bagi Marsiyem, hidupnya saat ini hanya tinggal untuk beribadah. Apalagi anak semata wayangnya telah berkeluarga. Baginya, bersepeda dan berjualan bunga kenanga adalah olahraga agar fisiknya juga tetap sehat.

Ia mengaku kini tak lagi ‘ngoyo’ (kerja keras, red). “Kalau dulu malah bisa 40 km lebih keliling cari bunga. Sekarang ora ngoyo, sekalian olahraga masih bisa dapat rejeki juga,” imbuhnya.

“Woo… Saya masih kuat naik sepeda lho. Tiap hari cari bunga kenanga itu keliling desa. Dari Purwokerto, Karanggayam sampai Dusun Lempung Pakisrejo,” kisahnya sambil tertawa

“Saya nunggu di pos terus telepon pengepul buat disetor ke penyulingan. Saya beli dari yang punya pohon kenanga itu Rp 18 ribu/kg. Lalu saya jual ke pengepulnya Rp 19 ribu/kg,” ujarnya.

Dari uang seribu per kilogram keuntungan jual bunga kenanga inilah, Nenek Marsiyem mulai merajut mimpinya untuk naik haji. Jika bunga kenanga sedang musim, ia bisa mengumpulkan sebanyak 2 kuintal bunga kenanga. Namun jika musim hujan tiba, ia hanya bisa menyetorkan sekitar 10 kg bunga kenanga kepada pengepul.

“Sedikit-sedikit saya kumpulkan di bawah karpet. Kalau bisa nabung Rp 20 ribu yang ditabung tiap hari. Kalau nggak bisa segitu, ya seadanya. Pokok harus ada yang disisihkan,” jelasnya.

Ketika uang itu telah terkumpul seharga satu gram emas, maka uang tabungan itu dibelikan perhiasan. Begitu seterusnya hingga berat perhiasan yang dimilikinya senilai Rp 35 juta. Uang inilah yang digunakan untuk membayar uang muka pendaftaran haji.

“Saya didaftarkan cucu saya. Tahun 2010 itu bayar Rp 25 juta. Sekarang tinggal melunasi yang Rp 11,1 juta,” katanya penuh syukur. Namun karena ketekunan nenek Marsiyem, ia tak perlu menjual seluruh perhiasan yang dimilikinya untuk melunasi biaya perjalanan haji. Ia masih memiliki sisa tabungan untuk digunakan membiayai keperluan lainnya.

Delapan tahun berselang, nenek Marsiyem akhirnya mendengar kabar gembira. Tanggal 4 Agustus nanti, ia dijadwalkan masuk asrama haji untuk persiapan berangkat ke tanah suci. Ia berangkat Bersama dengan anak menantunya, nenek Marsiyem tergabung di kloter 56 embarkasi Juanda.

“Sudah persiapan. Yang penting sehat dan semangat naik haji,” ujarnya.

Marsiyem juga tercatat sebagai calon jamaah haji (CJH) tertua dari Kabupaten Blitar tahun ini. Ia termasuk ke dalam kloter 56 embarkasi Juanda bersama 902 CJH lainnya asal Kabupaten Blitar.

Meskipun disebut sebagai CJH yang tertua, Marsiyem dipastikan telah memenuhi Istithoah.”Tes kesehatan nenek Marsiyem menunjukkan hasil yang sangat baik. Sudah menerima vaksin meningitis,” tutur Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Syaikul Munib dalam kesempatan terpisah.

Mulai hari ini hingga empat hari ke depan, Nenek Marsiyem ‘terpaksa’ libur berjualan bunga kenanga karena dijadwalkan melaksanakan manasik haji. Rencananya Marsiyem akan diberangkatkan ke asrama haji Sukolilo di Surabaya pada 4 Agustus mendatang dan terbang ke Arab Saudi pada tanggal 15 Agustus. (dtk)

sumber: detik.com