Bupati Hendrajoni: Percepatan Pembangunan Masjid Terapung Tetap Perhatikan Kualitas

oleh -149 views

Pesisir Selatan, dekadepos.com

Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni berharap pada rekanan kontraktor pembangunan Masjid Terapung, berada di kawasan pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, bisa menyelesaikan tepat pada waktunya. 

Melihat progres pembangunan Masjid Terapung dari dekat, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, dan Kepala Perangkat Daerah, Pesisir Selatan turun ke lokasi. Selasa (3/3)

Hendrajoni tetap mengingatkan walaupun memintak percepat penyelesaian, tetapi bukan tidak memperhatikan kualitas daya tahan, atau kekuatan bangunan itu sendiri.

Menurut Hendrajoni, pembangunan masjid terapung di Kawasan Pantai Carocok Painan, merupakan salah satu bukti Pemkab Pessel konsisten dengan penerapan pariwisata halal.

” Kita berharap masjid terapung di Kawasan Pantai Carocok Painan, dapat menjadi kebanggaan masyarakat serta menjadi ikon baru pariwisata daerah ini,” Kata Bupati Pessel.

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan masjid terapung merupakan upaya untuk melayani pengunjung wisata khusus yang beragama Islam dalam menunaikan ibadah.

“Kita harapkan semua pengunjung ketika datang ke Kawasan Pantai Carocok Painan pelaksanaan ibadahnya tidak terganggu,” sebutnya.

Masjid terapung itu dimulai Desember 2019, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Hendrajoni. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pessel, Era Sukma Munaf menyebutkan, pembangunan masjid menggunakan tahun jamak 2019-2020 dengan anggaran sekitar Rp27,5 miliar. Target penyelesaian masjid terapung dipatok November 2020 ini.

Masjid terapung dibangun di pinggir Pantai Carocok, persisnya pada arah timur Pulau Batu Kereta. Total luas lahan masjid sekitar 1.795 m2. Di sana akan ada bangunan inti (masjid) yakni tempat salat dengan kapasitas 300 jemaah, selasar, 2 menara setinggi 32 meter dan taman.

Satu persatu – persatu tiang pancang besar sudah ditanam, sebagai pondasi pembangunan Masjid Terapung, menelan anggaran Rp27,5 miliar.(Irfan)