Bupati Safaruddin: Investasi di Kabupaten Limapuluh Kota, Akan Diberikan Kemudahan

oleh -121 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –

Berpidato pada ajang tahunan pameran APKASI Otonomi Expo 2021 di JCC di Senayan, Jakarta, Kamis (21/10/2021) Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menyatakan akan memberikan kemudahan kepada investor untuk berinvestasi di daerah yang dipimpinnya.

Menurut Bupati Safaruddin, sebagai daerah yang menjadi gerbang di bagian timur wilayah Propinsi Sumatera Barat dan berbatasan langsung dengan Propinsi Riau, Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi yang sungguh luar biasa untuk digarap.

Potensi besar yang dimiliki daerah penghasil gambir terbesar di Indonesia itu, tidak hanya bidang pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata dan UMKM saja. Namun sektor pertambangan juga sangat menjanjikan untuk digarap dan dikembangkan, karena di daerrah ini sudah lama terkenal sebagai daerah penghasil tambang emas, batubara, mangan, timah hitam,  biji besi dan tambang galian C.

“Kabupaten Limapuluh Kota yang berjarak sekitar  135 km dari Kota Padang, berada di lintas timur wilayah Propinsi Sumatera Barat, juga punya potensi besar di sektor pariwisata.” ungkap Bupati Safaruddin.

Saat ini potensi alam dan potensi sektor pariwisata tersebut, ulas Bupati Safaruddin, belum sepenuhnya tergarap. Untuk menggali seluruh potensi-potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama masyarakat membuka tangan untuk para investor untuk menanamkan investasinya di Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Kepada para pengusaha, baik pengusaha lokal maupun investor internasional yang ingin berinvestasi untuk membangkitkan perekonomian daerah dan masyarakat, kami  pemerintah daerah bersama masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota memberikan peluang yang sebesar-besarnya untuk membuka usaha di daerah Kabupaten Limapuluh Kota,” sebut Bupati Safaruddin.

Sebagai daerah perlintasan, ulas Bupati Safaruddin, Kabupaten Limapuluh Kota juga membuka peluang kepada investor untuk berinvestasi dibidang usaha perhotelan.

“Saat ini Kabupaten Limapuluh Kota yang dikenal sebagai daerah kunjungan wisata dengan keunggulan wisata alamnya Lembah Harau dan Padang Mangatas, merupakan sebuah area peternakan yang sangat besar, bahkan sering disebut sebagai New Zealand-nya Indonesia, belum memiliki hotel berbintang untuk mendukung sektor pariwisata. Untuk itu, kami membuka peluang bagi para investor untuk membangun hotel berbintang di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Bupati Safaruddin.

Diakui Bupati Safaruddin, kepada para investor yang ingin berinvestasi, pemkab Limapuluh Kota akan memberikan kemudahan-kemudahan mulai dari kesiapan lahan dan perizinan.

Ternyata, pada ajang APKASI Otonomi Expo 2021 di JCC yang digelar di Senayan, Jakarta itu tidak hanya Bupati Safaruddin saja yang berkampanye dan memberikan peluang kepada investor untuk berinvestasi di Kabupaten Limapuluh Kota.

Namun Ketua TP-PKK Limapuluh Kota, Ibu Nevi Safaruddin, juga tak kalah hebatnya mempromosikan potensi daerah Kabupaten Limapuluh Kota, utamamya bidang UMKM, kuliner dan pariwisata.

“Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi bidang pertanian jeruk yang terkenal lezatnya di dunia yakni Jeruk Siam Gunung Omeh (Jesigo). Kemudian bidang kuliner ada sate dangung-dangung, galamai, rendang berbagai varian termasuk kerajinan tenun seperti songket Halaban dan Kubang serta kerajinan anyaman,” ujar Ibu Nevi Safaruddin.

Intinya, pungkas Ibu Nevi Safaruddin, kalau ada pengusaha yang mau menanamkan modalnya di bidang usaha pertanian dan UMKM seperti kerajinan dan usaha kuliner, Pemkab bersama masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota akan wellcome untuk para investor untuk berinvestasi. (ds)  

No More Posts Available.

No more pages to load.