Butuh Uang Buat Beli Kebutuhan, Bapak Dua Anak Nekad Nyuri ditempat Kerja

Payakumbuh, Dekadepos.com

Mengaku terdesak untuk memenuhi kebutuhan, tersangka DW (24) bapak dua orang anak yang merupakan Karyawan disebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Jalan Lingkar Utara Kecamatan Payakumbuh Barat nekad melakukan aksi pencurian ratusan buah Valve/kepala Tabung Gas yang terbuat dari kuningan ditempat ia bekerja. Aksi pencurian tersebut telah dilakukan warga Kelurahan Payolansek Kecamatan Payakumbuh Barat tersebut sejak akhir tahun 2017 lalu.

Bacaan Lainnya

Terungkapnya aksi pencurian ratusan buah Valve dengan berat mencapai ratusan Kilogram tersebut berawal dari saksi bernama Ezi yang juga petugas keamanan/security di perusahaan tempat tersangka bekerja. Saat itu saksi melihat seseorang berada di bengkel/workshop SPBE, karena dinilai mencurigakan, saksi Ezi bersama Tukino melakukan pengejaran terhadap orang yang dicurigai tersebut. Hingga pengejaran berlangsung hingga kesebuah rumah kosong di Kelurahan Kubu Gadang Kecamatan Payakumbuh Barat, setelah dikepung, tersangka akhirnya menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya, tersangka selanjutnya digelandang ke Mapolsekta Payakumbuh di Kawasan Kaniang Bukik Kecamatan Payakumbuh Utara.

Kepada Polisi, tersangka juga mengakui aksi pencurian yang dilakukan, sama saat ia diamankan oleh warga sebelumnya. Ia juga menyebutkan telah bekerja di SPBE tersebut sejak dua tahun lalu. “ Saya nekad melakukan pencurian karena untuk membeli kebutuhan anak dan istri jelang lebaran. Semula saya menjual botol dan kertas bekas, namun saya tergoda saat ada yang menyebutkan kuningan tabung gas mempunyai harga yang tinggi untuk dijual. Dari sanalah saya mulai tergoda untuk melakukan pencurian.” Sebut tersangka DW.

Tersangka DW juga menyebutkan dari aksi pencurian yang dilakukan usai jam kerja itu, ia telah berhasil menjual sekitar 800 Kilogram kuningan Valve. Sementara pihak SPBE yang melaporkan aksi pencurian tersebut menyebut mengalami kerugian mencapai dua ratus juta rupiah.

“ Tersangka memang bekerja sebagai karyawan di SPBE tempat ia melakukan pencurian, dari pengakuannya, ia nekad melakukan pencurian karena terdesak untuk memenuhi kebutuhan anak istri. Dalam melancarkan aksinya, tersangka selalu pulang paling akhir, sehingga ia leluasa melancarkan aksinya.” Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan didampingi Panit 1 Polsekta Payakumbuh, Ipda. Aiga Putra Panit II, Polsekta Payakumbuh, Aiptu. Syofianil dan Kasi Humas Polsekta Payakumbuh, Aiptu. Dian Handrayani, Selasa sore 5 Juni 2018.

Kompol. Russirwan juga menambahkan, kuningan hasil pencurian tersebut dijual tersangka DW keseumlah tempat, diantarannya di daerah Napar dan Pakan Sinayan dengan harga perkilonya mencapai 32.000. hingga kini, tersangka yang bekerja dibagian bongkar muat di SPBE itu masih diamankan di Mapolsekta Payakumbuh untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Est)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *