Cerai Dengan Istri, Tak Tahu Pulang Kemana

oleh -20.229 views
Pak Al (Kanan) saat Berada di Rumah Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan.

Payakumbuh, Dekadepos.com

Meski telah dinyatakan sembuh atau Negatif dari Virus Covid-19 atau Corona, namun derita J (58) panggilan pak Al, belum berakhir. Bapak dua orang anak Asal Rao-rao Solok yang sehari-hari bekerja sebagai tukang Ojek Pangkalan itu tidak tahu harus pulang kemana. Jangan rumah, Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas diri pun ia tak punya.

Mengadu pada istri pun tak mungkin, sebab pak Al telah berpisah dengan istri yang sama-sama berasal dari Rao-rao itu.sebelumnya ia dinyatakan Positif Covid-19 karena kontak dengan Pasien Positif pertama kali di Kota Payakumbuh, sebab setiap harinya ia mangkal (menunggu penumpang.red) di Kawasan Simpang Benteng Kota Payakumbuh.

Beruntung kisah hidup Pak Al didengar oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan sehingga untuk sementara waktu ia bisa tinggal dirumah dinas Wakil Bupati di Kawasan Tanjung Pati Kecamatan Harau. Kepada Wartawan, Ferizal Ridwan mengatakan Pak Al berasal dari Solok, merantau ke Kota Payakumbuh sejak tahun 1992 dengan tinggal mengontrak berpindah-pindah. Semenjak pisah dengan iatrinya, Pak Al yang sehari-hari tukang ojek dan punya anak sepasang itu tinggal dan mangkal di depan Wisma Flamboyan, Jalan Ade Irma Suryani, Payakumbuh.

“ Saya mengikuti diskusi dengan grup kemanusiaan, ternyata beliau mengalami penolakan, dan kesusahan tempat istirahat. Mau pulang ke tempat mantan istri tak mungkin, dan mau pulang ke kampung juga ndak mungkin,” tutur Wabup yang disapa Buya Ferizal.” Baru-baru ini.

Mendengar situasi yang cukup rumit itu, atas dasar kemanusiaan dan kepedulian, Ferizal Ridwan bersedia menampungnya di rumah dinas paling tidak sampai siap lebaran atau sampai habis masa bakti saya jadi Wakil Bupati.

Kisah dan Derita Pak Al rupanya juga menjadi perhatian warga lainnya, sehingga Muhandi “Andi” Torang menggalanga dana untuk membantu meringankan beban pria yang dikenalnya saat sama-sama Sholat di salah satu Mesjid di Kota Payakumbuh itu.  Ia berharap dana yang digalang bisa membantu pak Al untuk mengontrak rumah.

“ Saya sering bertemu beliau (pak Al.red) saat hendak Sholat. Pada tahun 2019 lalu ia pernah bercerita ia tinggal berpindah-pindah, sebab telah bercerai dengan Istri. Mudah-mudahan dana yang sedang kita galang dapat bermanfaat.” Sebut pria yang aktivis di kegiatan keagamaan dan sosial itu.

Andi juga menambahkan, bagi warga yang ingin membantu meringakan beban Pak Al, bisa menyalurkan donasi ke Rekeningnya di : Rekening BRI 0256 01 000 144 56 2 atau Bank Muamalat 423 001 6921 a/n. Muhandi atau bisa dihubungi di nomor telpon 0813 7410 1457. (Edw).