Cerita Ibu Korban Laka Maut: Minta Izin Potong Rambut, Pulangnya Jadi Mayat

Limapuluh Kota,dekadepos.com

Derain air mata bercucuran ketika ratusan pelayat mengantar jasad korban laka lantas maut, Latif (10) ke peristirahatan terakhirnya di Pandam Perkuburan Ketinggian, Selasa (13/11) sekitar pukul 10 pagi.

Terlihat, Ibu korban Ririn (28) dan suaminya Dodo (33) tak kuasa manahan tangisnya. Sesekali matanya tertunduk melihat anak pertamanya diantarkan ke liang lahat.

“Saat peristiwa itu terjadi, sebelumnya Latif dan Rigo meminta izin untuk pergi memotong rambut. Baru beberapa menit meminta izin tau-tau pulangnya sudah mayat,”ujar tentangga Korban, Ir menceritakan curhatan ibu korban, di rumah duka, Jorong Ketinggian Kenagarian Guguak, Kecamatan Guguak.

Kedua anak ini meminta izin, karena rambutnya telah terlalu panjang, dan harus dipotong takut dimarahin disekolah.” Rigo dan Latif ini teman satu sekolah, Pak. Dia siswa kelas 4 di SDN 09 Ketinggian,”sebutnya

Diceritakan Ir, yang juga saksi ketika peristiwa naas tersebut terjadi. kecelakaan bus yang menghimpit badan Latif dan Rigo begitu cepat.

“Anaknya sedang berhenti di tepi jalan menggunakan sepeda, tiba-tiba datang bus Sinamar terpental dan mengimpit badan korban,”ujarnya.

Baca juga: Usai Tabrakan, Sopir Angkutan Umum Melarikan Diri

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang sopir angkutan Umum Jurusan Payakumbuh-Padang (Po. Sinamar) BA 7084 MU bernama Fauzi Herman (38) panggilan Uzi melarikan diri usai terjadinya tabrakan di depan SMPN 1 01 Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota pada Senin 12 November 2018 sekitar pukul 15.30 Wib. Saat itu dua orang korban bernama Latif (10) seorang pelajar yang mengendarai sepeda bersama Rigo (9) beralamat di Jorong Ketinggian tengah berhenti di sebuah warung didepan SMPN 1.

Fauzi Herman yang mengendarai bus dari arah Suliki menuju Payakumbuh diduga hilang kendali karena kendaraan roda dua lainnya yang dikendarai seorang siswi (BA 3694 CM) berbalik arah dan menabrak sepeda motor korban Latif dan berakibat sepeda yang dikendarai latif juga tertabrak oleh Mobil yang dibawa Fauzi. Akibat kejadian tersebut korban Latif Meningal Dunia (MD) sementara korban Rigo mengalami luka berat dibawa ke Rumah Sakit dr. Achmad Darwis di Suliki.

“ Iya, memang ada Lakalantas yang terjadi sore tadi antara angkutan umum yang dikendarai Fauzi Herman panggilan Uzi (melarikan diri) dengan sepeda motor yang dikendarai korban Latif yang saat itu tengah berhenti di sebuah warung. Akibat kejadian tersebut, korban Latif meninggal Dunia dan korban Rigo mengalami Luka, sementara hingga kini Uzi diketahui melarikan diri.” Sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Haris melalui Kapolsek Guguak, Iptu. M. Arvi Senin 12 November 2018.

Mantan KBO Satreskrim Polres Limapuluh Kota itu juga menambahkan, hingga kini kendaraan roda dengan nomor polisi BA 3694 CM yang dikendarai seorang siswi masih dalam penyelidikan. (Edw)