Cerita Jokowi, Dari Tinggal di Hutan Aceh Hingga Diusir dari Pinggiran Kali

oleh -4.825 views
Presiden Joko Widodo bertemu dengan insan kehumasan dalam acara Konvensi Nasional Humas 4.0 di Jakarta, Senin (10/12/2018). Menurut Jokowi, jika humas perusahaan membangun reputasi dan kepercayaan pelanggan tanpa menjelekkan perusahaan lain, maka humas pemerintah membangun kepercayaan masyarakat tanpa memberitakan keburukan siapa pun, hoaks, fitnah, dan kebencian (foto: wartakota)

Jakarta,dekadepos.com

Kehidupan Presiden Joko Widodo saat kecil tidaklah mudah. Ia pernah tinggal di pinggir kali. Bahkan rumahnya pernah digusur.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam acara peluncuran buku ‘Jokowi Menuju Cahaya’. Masa-masa sulit saat kecil harus ia lewati.

“Menurut saya biasa saja. Saya kecil hidup di pinggir kali, namanya Kali Anyar. Namanya hidup di kali ya, ya semua orang tahu, nggak harus saya ceritakan. Yang jelas kesulitan, kesusahan, dan perjuangan hidup menjadi keseharian kita dan saya kira hal-hal seperti itu tidak perlu diekspos,” ujar Jokowi di Hotel Mulia, Jakarta.

Baca Juga: Baru Dilantik, Giliran Dua Walikota Di Sumbar Ini Blak-blakan Dukung Jokowi

Saat itu, Jokowi masih duduk di bangku sekolah dasar. Karena rumahnya digusur, ia sekeluarga pindah ke rumah tantenya.

“Tahun 1970-an, saya ingat betul, masih SD, entah kelas II atau kelas III, rumah saya di pinggir kali digusur. Brrrrrt. Ya kayak sekian tahun pembangunan kan senangnya gusur seperti itu. Ya digusur. Dan tidak diberi ganti rugi, tidak diberi solusi, sehingga kami sekeluarga tinggal di tempat kakak ibu saya mungkin selama 1,5 tahun di situ,” ungkapnya.

Jokowi memaknai masa kecilnya yang sulit sebagai pembelajaran di masa dewasa. Yang penting, ia tidak perlu merasa mendramatisasi kehidupannya.

“Hidup susah terus nggak mungkin. Pasti ada susahnya, naik. Ada senangnya, naik. Ada susahnya turun lagi. Buat saya ya biasa saja. Saya jalani biasa-biasa saja,” kata Jokowi

Kemudian, di awal masa pernikahannya, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana pernah tinggal di tengah hutan di kawasan Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Di situ, Jokowi sering mendengar suara babi hutan.

Baca Juga: 10 Kepala Daerah di Sumbar Diundang ke Istana, Ada Apa?

“Setelah lulus kuliah, jadi memang saya mendaftarkan bisa kerja, tempatnya di Aceh, dulu di Aceh Tengah, tapi karena sekarang ada pemekaran, namanya di Kabupaten Bener Meriah dan betul-betul di tengah hutan,” ujarnya.

Rumah yang ditempati Jokowi bukanlah rumah mewah, melainkan rumah panggung. Bukan hal aneh bagi Jokowi mendengar suara penghuni….