Cerita Wanita Mualaf Ditemukan Terlantar di SPBU Piladang, ‘Ditinggal Suami, Tak Diterima Keluarga di Kampung’

oleh -29.295 views
Wakil bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan bersama wanita dan anak yang ditemukan terlantar di SPBU Piladang (foto:ist)

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.com

Setelah Viral di Media Sosial dan diselamatkan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan. Novita Sari Warubu ( 21 tahun) yang mengaku mualaf dan ditemukan terlantar di SPBU Piladang menceritakan bagaimana ia dan kedua anaknya sampai di Limapuluh Kota.

Kepada Wakil Bupati Ferizal Ridwan ia menceritakan, bahwa satu tahun lalu suami pertamanya yang sudah dinikahi selama empat tahun meninggal dunia akibat kecelakaan.

Suaminya itu meninggalkan dua orang anak, dan sekarang ia menikah lagi dengan laki-laki yang katanya bernama Afner Nainggolan. Pasca menikah dengan suami barunya, ia ditawari pekerjaan oleh teman mertua laki-lakinya di Solok, Sumatera Barat.

“Dari ceritanya, mereka berangkat dari Sidempuan bersama suami, mertua laki laki, dan 2 orang anaknya, dengan tujuan Sungai Kunyit Kabupaten Solok untuk dijanjikan pekerjaan oleh teman mertuanya itu,” ujar Ferizal Ridwan, Selasa (26/5/2020).

Namun, sampai di Sungai Kunyit, setelah satu minggu ia bersama suami dan mertuanya itu tidak kunjung bekerja. Karena tak kunjung ada pekerjaan itu terjadilah cekcok dengan suaminya. “Setelah bertengkar dengan suaminya, ia bersama kedua anaknya ditinggalkan begitu saja, dan tak tentu mau kemana,” tambah wabup.

Di Solok yang bersangkutan ngakunya diantar oleh personil Polres Solok ke terminal Bukittinggi. Namun, ia tidak mau balik ke Sidempuan karena takut untuk pulang karena tak diakui lagi sebagai keluarga.

“Ia kemudian menumpang dengan bis dan diturunkan di SPBU di Akabiluru, dan menumpang istarahat disana hingga akhirnya viral di media sosial,” jelas wabup.

Dijelaskan Ferizal Ridwan, setelah sempat diintrogasi wanita itu tidak punya data catatan kependudukan, untuk itu dibawa ke Mapolsek Akabiluru Polres Payakumbuh, untuk di minta keterangan status dan kronologis serta keberadaanya.

Untuk sementara, wanita itu ditampung di Rumah dinas wakil bupati, disamping menelusuri ke berbagai pihak, termasuk ke Pemda Sidempuan khususnya tentang kepastian status, termasuk kebenaran Mualafnya. “Ini kita lakukan guna sikap kehati hatian, menghilangkan praduga,unsur SARA. serta murni atas kemanusiaan dan kepedulian,”tambahnya.

Jika sampai 7 hari kedepan tidak ada informasi, atau pihak yg bertanggungjawab dan atau ada kebenaran keterangan. maka wabup akan menfasilitasi wanita itu bersama anaknya untuk dicarikan bapak angkat atau keluarga yg bisa menampungnya.

BACA JUGA: Terlantar di SPBU Piladang, Wanita Mualaf dengan 2 Orang Anak Diselamatkan Wabup Ferizal Ridwan

“Itu dilakukan sesuai aturan orang terlantar melalui dinas sosial, atau kita pulangkan ke kampung halamannya. Bagi pihak yg berkaitan dan berkepentingan dan atau mengetahui silakan hubungi kami 085216661920,” jelas wabup

Semoga urusan ini segera dapat dituntaskan dan yang bersangkutan dapat tempat yg layak, dan semoga pula ini jangan semacam modus.
“Namun kita tetap mengedepankan rasa dan empati secara kemanusiaan, tampa memgabaikan sikap kehati hatian,” tutup pria yang akrab disapa Buya Feri itu.(edw)

Klik Sukai Halaman untuk dapatkan Berita terbaru dari kami