Cukai Resmi Naik, 2021 Harga Rokok Semakin Mahal

oleh
Ilustrasi (ist)
Ilustrasi (ist)

Nasional, Dekadepos.com

Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) resmi naik pada tahun 2021. Pemerintah manaikan Cukai rokok rata-rata 12,5 persen, artinya pada tahun depan harga rokok yang beredar di Indonesia akan semakin mahal.

“Kemampuan masyarakat untuk membeli rokok akan semakin tergerus. Kenaikan CHT ini akan menyebabkan rokok jadi lebih mahal atau affordability indeksnya naik dari 12,2 persen menjadi 13,7 hingga 14 persen,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers secara virtual, Rabu 10 Desember 2020.

BACA JUGA: Berduaan dengan Pria, SPG Rokok Digrebek Satpol-PP

Tak hanya itu, pemerintah juga telah menetapkan Harga Jual Eceran (HJE) untuk tahun depan. Menurutnya, besaran harga banderol atau harga jual eceran di pasaran sesuai dengan kenaikan tarif masing-masing kelompok.

Adapun, harga kelompok Sigaret Kretek Mesin golongan I kenaikannya 16,9 persen, SKM IIA (13,8 persen), dan SKM II B (15,4 persen), Kemudian, rokok kategori Sigaret Putih Mesin golongan I naik 18,4 persen, SPM II A (16,5 persen), dan SPM II B (18,1 persen).

BACA JUGA: Gara-gara Rokok dan Ranjang, Pria Ini Tega Bunuh Bayinya

“Khusus untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT) tidak mengalami kenaikan atau kenaikan 0 persen. Keputusan diambil dengan memperhatikan kepentingan seluruh pihak, baik petani tembakau, tenaga kerja, dan industri itu sendiri,”sebutnya. (*/rd)

JANGAN LEWATKAN TRENDING: Merokok Saat Isi Bensin, Sebuah Rumah Terbakar