Curah Hujan Tinggi, Pekerjaan Pembangunan Fisik di Bukittinggi Terancam

oleh -42 views

Bukittinggi,dekadepos.com

Akibat curah hujan yang cukup tinggi di kota Bukittinggi,membuat Pelaksanaan kegiatan Pembangunan fisik jadi terganggu dan dikuatirkan pekerjaannya tidak siap sesuai dengan kontrak.

           
Seperti yang dikatakan Deddy Moeis anggota Komisi III DPRD Kota Bukitting gi kepada Dekadepos, Selasa (23/10/2018). Dimana bulan Oktober, November dan Desember merupakan bulan bulan musim hujan. Dan biasanya Intensitas hujan cukup tinggi, Dengan tingginya intensitas hujan,tentu membuat berbagai kegiatan terhenti, terurama kegiatan pelaksanaan pembangunan fisik dilapangan
           
Sementara,rata rata kontrak pekerjaan antara pelaksana dengan pemerin tah Kota yang punya kegiatan,pada umumnya berakhir pada Bulan November dan Desember.Dengan kondisi cuaca hujan ini,tentu dikuatirkan,kegiatan pembangunan fisik itu jadi terganggu, dan akibatnya kegiatan pembangunan itu tidak selesai pada saat kontrak berakhir, ujar Deddy Moeis.
           
Untuk itu,Deddy Moeis yang juga mantan Kontraktor itu meminta kepada rekanan kontraktor yang bekerja di Kota Bukittinggi untuk dapat mempersiap kan Sefti mengatasi pekerjaan dimusim hujan,setidaknya dapat mencari kiat bekerja di musim hujan,sehingga Volume pekerjaan tidak tertinggal karena alasan hari hu jan,ujar Deddy Moeis.
           
Kemudian, Rekanan Kontraktor yang bekerja harus memaksimalkan pekerja annya ketika hari tidak hujan,kalau perlu tambah pekerja.Sehingga dengan antsi pasi itu akan dapat mengerjar Volume pekerjaan sesuai kontrak,ujar Deddy Moeis .Dan kepada SKPD yang punya kegiatan pembangunan Phisik diminta untuk dapat selalu melakukan pengawasan dilapangan,tambah Politisi Partai Gerindra terse but .

Senada dengan Deddy Moeis,juga diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) kota Bukittinggi,Novrianto CH. Dimana SKPD yang dipimpinnya itu juga memiliki kegiatan pembangunan Phisik yang tengah dikerjakan tahun 2018 ini.Dengan kondisi hujan yang selalu turun di kota Bukittinggi,memang menggganggu pelaksanaan pekerjaan.
           
Untuk itu,agar ketian pembangunan  phisik itu tidak terganggu, diminta ke pada Rekanan untuk dapat melakukan pekerjaan yang bisa dikerjakan dalam ruangan dikerjakan dalam ruangan,kalau pekerjaan dilapangan kalau bisa pakai tenda,sehingga pekerjaan itu dapat terus berjalan sesuai dengan kontrak.
           
Kemudian,ketika Rekanan kontraktor harus membuat Shif kerja, dan tambah tenaga kerja.Sehingga ketika hari tidak hujan,pekerjaan bisa dimaksimalkan, tambahnya.(Edis)

No More Posts Available.

No more pages to load.