Di Kabupaten Solok Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

oleh -181 views

SOLOK, Dekadepos.com

Meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona yang semakin meluas di dunia, Pemerintah Kabupaten Solok sudah mengeluarkan kebijakan, dengan kembali mempetpanjang  libur sekolah hingga 29 Mei 2020 mendatang.


Bahkan kalau situasi kondusif, sekolah akan mulai proses belajar tanggal 2 Juni 2020.


“Perpanjangan Libur sekolah ini  juga terkait dengan rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besat (PSBB) di Kabupaten Solok dan Sumbar,” sebut Bupati Solok, H. Gusmal, Senin (20/4).


Masa libur siswa bekajar di rumah dan hal itu sesuai surat edaran Nomor: 420/641/Disdikpora/Sekrt-2020 yang ditandatangi langsung oleh Bupati Solok H. Gusmal dan ditujukan kepada Korwil Kecamatan, Kepala UPT SD Negeri dan sekolah swasta yang ada di Kabupaten Solok.


“Kita akan menerapan PSBB di di Kabupaten Solok mulai Rabu 22 Aprik hingga 14 hari kedepan. Seluruh siswa tetap harus belajaran di rumah. Sedangakan selama Ramadhan 1441 H ini, siswa juga diliburkan hingga 29 Mei 2020 mendatang,” sebut H. Gusmal.


Siswa bisa mengikuti pelajaran yang disajikan TVRI Nasional dan juga harus banyak belajar dan membaca Al Qur’an.


Sebelumnya di seluruh Kabupaten Solok, siswa juga sydah dua kali diliburkan, masing-masing juga selama dua minggu, terhitung sejak Sabtu 20 Maret hingga 2 April 2020. Dan diperpanjang dari tanggal 3 hingga 21 April 2020 mendatang. Yang ke tiga dari 22 April hingga 29 Mei 2020.

“Situasi belum aman dan kita akan perpanjang libur sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat,” sebut H. Gusmal.


Sebelumnya Bupati Solok, juga sudah mengeluarkan Surat Instruksi dengan Nomor 420/102/Disdikpora/Sekre-2020 ini, sejalan sekaligus untuk menyahuti Kepres RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugusan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2020 (COVID-19), sebagaimana telah disampaikan Presiden RI, Joko Widodo.


“Kita sudah rapat dan benar kita meliburkan sekolah, sejak Sabtu tanggal 20 Maret sampai dengan 2 April 2020,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal, saat itu.


Disebutkan Bupati, kebijakan ini diambil untuk menyikapi Kepres, bahwa setiap daerah harus mengantisipasi Corona. Surat tersebut sudah disampaikan ke sekolah-sekolah di seluruh kecamatan di Kabupaten Solok.


Kebijakan libur sekolah tak hanya untuk tingkat SD, SMP dan SMA sederajat, tapi juga untuk sekolah di tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan pesantren.


“Libur tidak kecuali. Termasuk pondok-pondok pesantren, juga diliburkan. Harus dihindari adanya kumpul-kumpul dalam jumlah banyak,” kata sebut Gusmal.


Kendati libur, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap seluruh siswa untuk belajar di rumah dan orang tua diminta mengawasi anak-anak mereka dan meminta kepada orang tua untuk memanfaatkan waktu belajar di rumah yang diterapkan pemerintah untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Bupati melarang kebijakan tersebut justru dipakai untuk jalan-jalan atau liburan.


Dengan diperpanjangnya libur tersebut, diharapkan siswa tetap belajar di rumah masing-masing dan diawasi oleh orang tua.


“Semua kita lakukan demi memutus mata rantai virus corona agar tidak menyebar,” pungkas Gusmal (Jarbat)