Di Payakumbuh Kusir Bendi dan Tukang Becak Dapat 500 Kg Beras

oleh -5.771 views
Pasangan Suami Istri, Gienno Soundana- Elisa Gomulia Memasangkan Masker dan Memberikan Beras Kepada Pedagang Sapu Keliling.

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sejumlah Kusir Bendi, Tukang Becak, Pedagang Es Keliling dan Tukang Ojek di Kota Payakumbuh Takajuik-kajuik (Terkaget-kaget.red) ketika tiba-tiba sejumlah orang mendekat dan pura-pura bertanya apakah mereka sudah dapat  penumpang/pembeli atau belum, namun belum sempat menjawab, sepasang suami-istri (Pasutri.red) Gienno Soundana- Elisa Gomulia dibantu dua orang rekan mereka Fitri dan Fajri, langsung menyerahkan Sembako yang terdiri dari Beras dan Mie Instant, meski tak sempat bersalaman, pasutri yang mempunyai dua orang putra itu, berharap mereka (yang menerima bantuan.red) dapat terbantu dengan bantuan yang mereka berikan, apalagi saat ini roda perekonomian terganggu/terdampak akibat dampak Virus Corona atau Covid-19.

Bantuan bahan pokok tersebut tidak diserahkan Pasutri itu kerumah-rumah maupun ke pasar-pasar, mereka lebih memilih berkeliling Kota Payakumbuh untuk mencari langsung orang-orang yang terdampak akibat Covid-19, sehingga mereka yang dinilai tepat untuk menerima bantuan, langsung diberikan.

Menurut Geinno, bantuan sekitar 500 Kilogram beras itu direncanakan akan kembali dilakukan dalam waktu dekat, selain dari dana pribadi, ia berencana juga akan menganjak sejumlah orang lainnya untuk ikut mendonasikan uang untuk membantu warga dalam membeli sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“ Alhamdulillah, tadi kita bisa sedikit berbagi rezeki sekitar 500 Kilogram beras bagi puluhan saudara-saudara kita di Payakumbuh. Apalagi saat ini ekonomi juga mengalami dampak dari Virus Corona, mudah-mudahan bantuan yang kita berikan bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita.” Ucap Gienno Soundana diamini sang istri,  Elisa Gomulia, Minggu sore 19 April 2020.

Pria yang juga memiliki usaha Fitness dan tempat kebugaran itu juga menambahkan, alasan ia dan istri memilih berkeliling mencari orang yang layak dan tepat untuk menerima bantuan adalah karena biasanya orang-orang yang ekonominhya lemah akan tetap berusaha mencari rezeki disaat ancaman Corona kian mengkawatirkan, sebab mereka tidak punya tabungan/simpanan yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“ Kita sadari bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang tetap dan harus mencari nafkah ditengah ancaman virus corona, bahkan diantara mereka masih ada yang belum menggunakan masker.” Sebutnya. (Edw).