Diduga Aniaya Relawan, 5 Pemuda Diamankan Polres Payakumbuh

oleh -6.121 views
Kapolres Payakumbuh, AKBP. Dony Setiawan (Kanan)

PAYAKUMBUH, Dekadepos.com

Polres Payakumbuh mengamankan Lima orang pemuda, terkait dugaan penganiayaan terhadap Bona Saputra (26), seorang relawan Covid 19 di Kenagarian Batua Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota berapa waktu lalu.

Kapolres Payakumbuh AKBP Doni Setyawan didampingi Kasat Reskrim AKP Mochamad Rosidi menyebutkan, saat ini kelima pelaku telah ditahan di Polres Payakumbuh. “Benar, kelimanya sekarang sudah diamankan di mapolres,” ujar Dony Setyawan kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Adapun kelima pemuda tersebut, yakni seorang pelajar berinisial “A” (18) beralamat di Jorong Pakan Sinayan Nagari Bukik Sikumpa, Lareh Sago Halaban, kemudian bekas pelajar bernisial AADN (18), AAP (20), IR (19)  dan DW yang sama-sama berlamat di Pakan Rabaa.

Adapun kronologis kejadian, berdasarkan laporan polisi nomor : LP/K/130/V/2020/Res, tanggal 05 Mei 2020, Bona mengadu, jika dirinya menjadi korban tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama, pada Senin, 04 Mei 2020 sekira pukul 21.30 WIB.

Dimana sebelum peritiwa penganiayaan itu terjadi, pelapor Bona mendapat kabar bahwa ada sekelompok pemuda yang komplain, saat ditegur oleh relawan yang melaksanakan piket jaga karena tidak menggunakan masker sesuai ketentuan yang berlaku.

Mendengar kejadian tersebut, pelapor yang juga pengurus dan relawan langsung menuju pos covid-19 yang berlokasi di Posko II Pasar Pakan Rabaa, Kenagarian Batua Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sesampai di pos pengamanan, pelapor melihat jika orang yang komplain tersebut sudah tidak ada. Namun beberapa saat kemudian datang pemuda berjumlah 5 orang dengan menggunakan sepeda motor.

Sesampainya ditempat kejadian, salah seorang pemuda yang diketahui bernisial A langsung memukul kepala dan bagian tubuh korban dengan diikuti oleh pemuda lainnya melakukan tindakan yang sama.

Atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak senang karena mengalami memar pada bagian kepala, wajah dan kaki serta hidung mengeluarkan darah kemudian melaporkannya ke Polres Payakumbuh. Hingga akhirnya kelima pelaku berhasil diamankan polres Payakumbuh. (edw)