Dilaporkan ke Mapolda, Al Chaidar : Mungkin ini ujian bagi Saya

Padang, www.dekadepos.com

Pernyataan Al Chaidar, pengamat terorisme Universitas Malikul Saleh, tentang Sumbar dijadikan penyemaian bibit teroris yang disampaikannya pasca penangkapan lima orang terduga teroris pada 13 Agustus yang lalu oleh Densus 88, menuai kontroversi bahkan sebagian ada yang menilai sebagai bentuk fitnah terhadap suku Minang. Akhirnya beberapa orang dari Ormas Islam Sumbar yang dipimpin oleh Irfianda Abidin melaporkan Al Chaidar ke Mapolda Sumbar sehari yang lalu (17/08). Laporan dengan nomor tanda terima laporan STTL/ 310.a / VIII / 2018/ Spkt Sbr tersebut dibuat atas dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan individu, ras dan Sara melalui media cetak dan elektronik, dengan terlapor Al Chaidar.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Al Chaidar yang dihubungi melalui Whatapps mengatakan bahwa dirinya akan menghadapinya karena mungkin hak tersebut ujian bagi dirinya, apalagi banyak kawan-kawan asal Minangkabau yang mendukungnya.

“Ya insyaallah akan Saya hadapi, mungkin ini ujian bagi Saya. Banyak teman-teman Minang mendukung Saya.” Ujarnya.

Terkait substansi yang dilaporkan ke Mapolda Sumbar, Al Chaidar menegaskan dirinya tidak pernah menghina atau memfitnah Suku Minang ataupun ujaran kebencian terhadap suku lain, karena pernyataan yang ditentang tersebut merupakan analisis ilmiahnya sebagai peneliti dan dapat dipertahankan secara ilmiah.

“Saya tidak pernah menghina atau memfitnah suku Minang. Tidak ada satu pun ujaran kebencian terhadap suku lain. Terkait dengan analisis itu, bisa dibuktikan ilmiahnya.” Lanjutnya.

Atas adanya pihak yang melaporkannya ke Mapolda Sumbar, dirinya menduga ada pihak yang sedang mencari panggung jelang Pemilu.

“Saya terkejut dengan laporan mereka ke polisi. Saya heran, ada apa ini? Mungkin saya hanya bisa menduga-duga saja bahwa yang melaporkan saya sedang mencari panggung sebagai caleg pada beberapa partai.” Tutupnya. (Zul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *