Dinas Pendidikan Tinjau Kesiapan Sekolah dan Peserta Didik

oleh -13 views
(ilustrasi) belajar tatap muka di sekolah

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Jelang digelarnya Ujian Sekolah bulan Maret mendatang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota melakukan peninjauan kesejumlah sekolah yang ada didaerah itu untuk melihat kesiapan peserta didik dan pihak sekolah. Selain melihat kesiapan sekolah, Dinas Pendidikan juga melihat Penerapan Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka yang telah digelar sejak awal Januari 2021 lalu.

Hingga saat ini menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Indrawati persiapan yang dilakukan peserta didik diberbagai tingkatan sudah cukup baik, sehingga mereka bakal menjalani ujian dengan baik. Meski begitu, Indrawati Terus mendorong peserta didik, khususnya yang akan mengikuti Ujian Sekolah untuk lebih memaksimalkan persiapan dan memanfaatkan waktu yang tersisa.

Meski Pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu sempat menganggu Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka, namun hal tersebut dinilai tidak menggangu persiapan peserta didik dalam menghadai ujian, karena mereka tetap mengikuti pelajaran meski digelar secara Daring.

” Anak-anak kita lihat sejauh ini sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Sekolah meski ditengah suasana Covid-19. Mereka kita lihat semangat belajar meski ditengah Pandemi.” Sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Arizal, Rabu siang 18 Maret 2021 saat memantau persiapan peserta didik di SMPN 2 Situjuah Limo Nagari Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Limapuluh Kota.

Indrawati juga menambahkan, pihak sekolah juga terus menyiapkan cara belajar terbaik agar peserta didik dapat nantinya mengikut ujian dengan baik. Sementara terkait pelaksanaan ujian di Kabupaten Limapuluh Kota akan direncanakan akan dilakukan dengan dua cara, pertama dengan menggunakan Komputer dan kedua menggunakan kertas dan pensil.

” Untuk ujian nanti diperkirakan akan diikuti oleh 4212 orang pelajar SLTP. Untuk pelaksanaan ujian, menggunakan komputer dan menggunakan kertas dan pensil.” Tutupnya.

Sementara Kepala SMPN 2 Situjuah Limo Nagari, Siswanto menyebutkan pihaknya bersama Komiter terus mencari cara agar pembelajaran disekolah yang ia pimpin terlaksana dengan baik. Sementara terkait Ujian Sekolah, guru-guru menyiapkan lembaran kerja, buku paket tugas yang akan diberikan kepada pelajar untuk menghadapi ujian.

” Kita memberikan lembaran kerja, buku paket tugas bagi pelajar yang akan mengikuti Ujian Sekolah. Meski kita akui Proses Belajar Mengajar belum efektif, namun kita yakin mereka (peserta ujian.red) akan melewati ujian dengan baik.” Ucapnya.

Sementara terkait pelaksanaan ujian sekolah, Siswanto merencanakan akan melaksanakan dengan menggunakan Komputer, namun karena ketersediaan Komputer, hal tersebut diperkirakan belum bisa terlaksana.

” Kita semula merencanakan melaksanakan Ujian Sekolah dengan Komputer, Namum ketersediaan Komputer kita belum mencukupi.” Tutupnya. (Edw).