Dipanggil ‘Ayah’ Langkah Wawako Erwin Yunaz Tertegun, Tapi tak Salahi Perasaan si Anak

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Sikap kebapakan, begitu kental dalam diri Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz. Betapa tidak, saat dia menyusuri jalanan indah yang dibuat melalui program KOTAKU untuk Payakumbuh, orang nomor dua di kota Randang Payakumbuh itu, tiba-tiba langkahnya tertegun tatkala seorang anak berkebutuhan khusus memanggil dirinya dengan sebutan “Ayah”.

Bagi Erwin Yunaz, yang memang dikenal sebagai sosok pemimpin santun, rendah hati dan senang bergaul dengan semua kalangan ini, tak merasa risih saat dirinya dipanggil ‘Ayah’ oleh anak berkebutuhan khusus tersebut.

Segera dia hampiri ananda bertubuh mungil yang diketahui bernama Tristan itu. Sembari menyalaminya dengan penuh kasih sayang, bagaimana layak dan kebiasaan seorang Erwin Yunaz memberikan perhatian dan kelembutan terhadap seorang anak.  

“Siapa namamu?” tanya Erwin Yunaz sambil meraih jemari kecil yang dijulurkan si anak berkebutuhan khusus tersebut.

“ Nama saya Tristan, Ayah,” balas anak kecil itu sembari memandang raut wajah Wawako Erwin Yunaz.   

Sekali lagi, dipanggil dengan sebutan ‘Ayah’ oleh anak berkebutuhan khsusus tersebut tidak membuat Wawako Erwin Yunaz risih. Malah, dari raut wajah pemimpin masa depan ini, terpancar rasa senang dan bangga dengan sosok anak berketuhan khusus bernama Tristan yang terlihat sangat cerdas itu.

“ Tristan, akan memanggil orang yang dirasanya dekat, dengan panggilan Ayah,” ujar si ibu kepada Wawako Erwin Yunaz.

Wawako Erwin Yunaz tersenyum penuh arti, sembari menggamit jemari Tristan dengan erat dan hangat.

“Perasaan saya, jika Tristan memanggil setiap orang dewasa yang dianggap dekat dengan dirinya dengan sebutan ‘Ayah’ tidak salah. Inilah adalah gambaran dari ketulusan seorang anak,” ungkap Wawako Erwin Yunaz.

Ringkas cerita, ketika sahabat kecil bernama Tristan itu diajak Wawako Erwin Yunaz berkeliling dengan mobil dinas BA 2 M, bocah  berkebutuhan khusus itu tak merasa canggung dan malah senang dan rela  meninggalkan orang tuanya ketika Wawako Erwin Yunaz menggiring bocah itu ke dalam mobil Dinas BA 2 M.

“ Semoga ananda Tristan kelak, menjadi kebanggaan orang tua dan bangsa dengan segala kelebihannya,” ujar Wawako Erwin Yunaz mengisahkan sekeping perjalanan dinas yang penuh arti dalam dirinya, Rabu siang (18/11/2020) nan indah itu. (doddy sastra)

Pos terkait