Dipicu Cemburu, Pria Ini Bunuh Istri dan Dua Pria

oleh -1.677 views
Foto: Istimewa

Kriminal, dekadepos.com

Peristiwa tragis terjadi di Desa Nusababullah, Kecamatan Bacan Barat Utara, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Selasa (9/6/2020). Seorang pria yang diketahui bernama Darso Pandu (43 tahun) secara brutal menghabisi tiga nyawa sekaligus.

Bahkan tiga korban yang dibunuhnya satu diantaranya merupakan istri pelaku, serta terduga pria selingkuhan istrinya bernama Muhammad Bakar (45 tahun), dan Kakek Bakar (ayah dari Muhammad Bakar).

Menurut Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Dwi Gastimurwanto, usai mebunuh ketiganya Darso kembali ke rumah dan menghabisi nyawanya sendiri.

Dari hasil penyelidikan, kata Dwi, dugaan sementara motif pembunuhan di latarbelakangi cemburu. Kasus ini, kata dia, tak bisa dilanjutkan penyelidikannya lantaran pelaku telah bunuh diri. “Alasannya cemburu, sampai nekat menghabisi nyawa istrinya dan yang diduga orang ketiga,” sebutnya.

Dikutip dari Kumparan, peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 05.30 WIT. Dimana waktu kejadian saksi mata, yang merupakan anak dari Muhammad Bakar berinisial AM (17) mengatakan saat itu ia dan dua kakaknya, Umar dan Akbar sedang tidur di kamar. Tiba-tiba terdengar teriakan ayah kandung mereka.

Ketiga anak ini bersama satu saudara perempuan mereka, Rasti keluar dari kamar untuk mengecek sang ayah. Betapa terkejutnya mereka melihat Muhammad sudah bersimbah darah di depan rumah. Di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka bacok.

“Kami lalu bawa masuk papa ke rumah. Saya juga lihat Kakek Bakar (ayah Muhammad, red) berdarah di depan rumah,” tutur AM kepada polisi.

Saat itu, kata AM, mereka juga melihat Darso duduk di teras rumah. Di tangannya tergenggam sebilah parang.

“Kami lalu keluar dari pintu belakang. Saya minta tolong, kakak-kakak bawa papa ke pinggir pantai untuk naik speedboat bawa ke rumah sakit di Labuha,” kata AM.

AM sempat kembali ke rumahnya. Namun saat itu Darso memecahkan kaca jendela rumah dengan parang. Ketakutan, AM pun lari meninggalkan rumah. (*)

Editor: Ridho M|Sumber: Kumparan