Door..! Begal Sadis Dibekuk Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman

oleh -2.095 views
pelaku begal berhasil dilumpuhkan tim Gagak Hitam Satreskrim Polres Padang Pariaman

Padang Pariaman, dekadepos.com

Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman berhasil melumpuhkan pelaku begal, setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran di kawasan Banda Luruih Aia Pacah Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Penangkapan yang berlangsung dramatis ini terjadi pada Senin 13 Juli 2020 sekira pukul 22.30 WIB. Pelaku berinisial ID (25) ini dibekuk setelah melakukan dugaan pencurian dengan kekerasan terhadap seorang pelajar di Jorong Tandikek, Nagari Tandikek Utara, Kabupaten Padang Pariaman.

“Benar, saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melakukan perlawanan. Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku,” ujar Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Kadir Jailani, Selasa (14/7/2020)

Dijelaskan Kasat, kronologis kejadian dimana pada Kamis tanggal 9 Juli 2020 sekitar pukul 22.30 WIB, korban ditelpon pelaku untuk diantar ke jembatan layang ketaping menemui abangnya dan saat itu disetujui korban.

Selanjutnya dengan berboncengan dengan motor beat No.Pol BA 6853 OJ, pelaku dan korban menuju ketaping tetapi setelah sampai di jembatan layang ketaping pelaku tidak berhenti dan terus menuju Pariaman dengan alasan abangnya berada di Pariaman dan sekitar pukul 00.30 WIB pelaku dan korban sampai di Tandikek Utara dan saat itu pelaku berhenti ditepi jalan dan berjalan sekitar 2 (dua) meter menjauh dari motor.

Sementara Korban tetap berada diatas motor dengan posisi membelakangi pelaku tiba-tiba saja dari arah belakang pelaku menusuk punggung korban dengan pisau sebanyak tiga kali, yang mengakibatkan korban mengalami luka Parah.

Dan saat itu korban sempat melakukan perlawanan dengan cara menangkis serangan pelaku, namun pelaku malah memukul tubuh korban bertubi-tubi serta mencekik leher dan langsung menghempaskan tubuh korban ke tanah dan dalam keadaan terjatuh pelaku kembali mencekik leher korban sampai korban pinsan dan tak sadarkan diri. “Pelaku menyangka korban sudah meninggal dunia, dan pergi meninggalkan korban yang sudah tak sadarkan diri,” sebutnya.

Sekitaran 2(dua) jam setelah kejadian korban sadar dan minta bantuan ke warga setempat dan dilihat barang-barang berupa 1 (satu) Unit sepeda motor Honda beat No.Pol BA 6853 OJ, 2( Dua) buah Handphone masing-masing merk iPhone 6 dan Samsung cina, voucher internet dan uang sebanyak Rp. 350.000 (Tiga ratus lima puluh ribu rupiah) sudah tidak ada lagi.

Atas kejadian itu Pihak korban merasa tidak senang dan melaporkan ke Polsek VII Koto Sungai sariak. Setelah itu Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku diketahui tidur dirumah Mertuanya di Banda Luruih Aia Pacah Kecamatan Kuranji Kota Padang yang mana biasanya Pelaku bejualan sate didaerah Berok Lapai Kota Padang.

“Tim langsung mengepung rumah tersebut, pada saat itu pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan cara melompat jendela dan tim berhasil membekuk pelaku dan pelaku terus melakukan perlawanan,” terang Kasat.

Pada saat dalam perjalanan, pelaku berusaha melakukan perlawanan sehingga berhasil melarikan diri melewati pintu belakang sebelah kiri, lalu tim dengan sigap melakukan penembakan peringatan, namun pelaku tetap berusaha kabur sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dan berhasil melumpuhkan pelaku untuk diamankan. “Dalam perjalanan pelaku mengakui perbuatanya, melakukan pencurian dengan kekerasan,” sebutnya

Selain pelaku ID juga diamankan Penadah hasil curian berinsial EBM (34) warga Lapai Jl. Jony anwar Gang Lovator No. 61 kecamatan Naggalo Kota Padang. dan Keduanya telah diamankan ke mapolres Padang Pariaman. (AQJ)