Dua Pelanggar Perda Divonis Pidana Denda Rp600 Ribu

oleh -1.598 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Pengadilan Negeri (PN) Payakumbuh kembali menjatuhkan vonis pidana denda kepada dua orang pelaku pelanggar Perda No: 12 Tahun 2016 tentang Pekat dan Maksiat di Payakumbuh.

Keduanya JS dan RS. Mereka terbukti melakukan pelanggaran Perda No 12 tahun 2016 tentang Pekat dan Maksiat karena menyimpan dan menjual Minuman Keras (Miras) jenis Tuak. Keduanya divonis dengan pidana denda masing-masing Rp600 ribu rupiah.

Vonis yang dijatuhkan Hakim PN Payakumbuh dalam tindak pidana ringan (Tipiring) ini jauh lebih ringan dari tuntutan Perda itu sendiri. Dimana sesuai Perda nomor: 12 tahun 2016 tentang pekat dan maksiat sanksi pidananya berupa denda maksimal Rp50 juta atau kurungan maksimal 3 bulan.

“Memang kita telah menggelar sidang Tipiring di PN Payakumbuh. Dua orang pelanggar Perda terbukti bersalah dan divonis Hakim dengan pidana denda masing-masing Rp 600 ribu. Mereka terbukti bersalah terkait kepemilihan dan menjual Miras jenis Tuak. Mereka ini kita amankan dalam rahasia bersama dengan tim 7 beberapa waktu lalu,” sebut Kasat Pol PP dan Damkar Payakumbuh, Devitra.

Seperti diketahui, tim penegak Perda Kota Payakumbuh saat razia kembali mengamankan Minuman Keras (Miras) jenis Tuak dan Mansion.

Dimana Tim penegak Perda Payakumbuh mengamankan pelaku penjual minuman keras jenis Tuak dan Mansion di empat tempat. Pertama  Jalan Jeruk Kubu Gadang Payakumbuh Utara dan Simpang Telkom Padang Tangah Payakumbuh Barat sebanyak 5 diregen dan 2 Ember besar plus 6 bungkus plastik siap jual serta 2 botol miras jenis Mansion.

“Pelakunya masih itu – itu saja yang sudah pernah divonis dalm perkara tipiring dengan denda, nampaknya belum membuat pelaku kerah. Dimana mereka dalam kasus yang sama pernah divonis pidana denda antara 300-500 ribu,” kata Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, saat itu.

Razia yang dipimpin lansung Kasatpol PP dan  Damkar, Devitra dan juga diikuti oleh Kapolsekta AKP A. Surya Negara, Kasat Binmas AKPHikmah, Kasi berantas BNN Kota AKP Irsal serta unsur dari Kodim, Batalyon, Zipur dan Sub Denpom.

Disamping mengamankan Miras jenis Tuak dan Mansion, Tim 7 Penegak Perda juga mengamankan penjual Miras untuk dibawa ke-Kantor Satpol PP di Bukik sibaluik  untuk proses hukum lebih lanjut.

“Barang bukti kita bawa bersama penjualnya mereka masing-masing JS (49) GS (54)  JSB (45) dan SNG (53). Memang pada umumnya oknum yang diamankan sudah pemain lama dan bahkan sudah menjalankan hukuman putusan dari pengadilan negeri Payakumbuh pada sidang tipiring tahun 2017 yang lalu. Namun sepertinya hukuman yang diberikan berupa denda itu belum memberikan efek jera  kepada yang bersangkutan,” sebutnya.

Dia menyebut, pihaknya tidak akan berhenti untuk terus melakukan razia Pekat dan maksiat di Kota Payakumbuh. Bahkan setiap hari Pol PP terus melakukan patroli keberbagai tempat yang dianggap rawan terjadinya maksiat. Meski begitu, masih saja ditemukan pelanggar peraturan daerah. (edw)