Dua Perempuan Muda di Payakumbuh Bikin Klarifikasi

oleh -16.153 views

 Payakumbuh, Dekadepos.com

Dua orang perempuan muda berinisial RF (22) warga Kelurahan Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat dan IKS yang sebelumnya dilaporkan ke Polres Payakumbuh oleh YP (20) warga Kelurahan Padang Tangah Kelurahan Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat karena diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya pada 11 Oktober 2020 di Kawasan Batang Agam Kelurahan Tanjuang Gadang Sungai Pinago Kecamatan Payakumbuh Barat memberikan Klarifikasi terkait laporan yang berawal dari ceksok di Media Sosial.

Menurut RF kepada sejumlah wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Pusat Kota Payakumbuh pada Jumat sore 13 November 2020, persolan tersebut bermula saat Pelapor YP cekcok dengan Terlapor RF terkait postingan di Media Sosial. Postingan tersebut terus berlanjut dengan saling sindir antara RF dan YP. Hingga keduanya sepakat untuk bertemu di kawasan Batang Agam. Namun janji untuk bertemu sempat batal karena korban YP lambat datang dan terlapor RF memilih pulang. Namun belakangan komunikasi antara YP dan RF kembali berlanjut hingga mereka akhirnya sepakat untuk bertemu di kawasan Batang Agam.

Namun sebelum bertemu, terlapor RF sempat melihat YP dimedia sosial tengah berkumpul bersama sejumlah orang teman-temannya. Saat bertemu di Kawaan Batang Agam, terlapor RF yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor bersama temannya melihat YF datang bersama seorang laki-laki, karena cemas terhap keselamatan dirinya, RF menghubungi terlapor IKS untuk datang ke kawasan Batang Agam.

Saat bertemu itu, ceksok mulut antara keduanya (YP dan RF.red) kembali terjadi, terlapor RF mengaku kembali dihina dan didorong oleh pelapor YP.

“ Saat bertemu di Kawasan Batang Agam saya dihadang dan dilabrak dengan kata-kata kasar oleh YP. Saya sempat didorong, saat itulah kak IKS datang ke lokasi. Iya memang kak IKS menampar.’ Sebut RF.

RF juga menambahkan, setelah dirinya didorong dan sempat jatuh, ia kembali ditarik oleh YP, bahkan sampai bajunya robek. Sehingga secara reflek tangannya mencakar korban untuk melindungi dirinya. Tidak itu saja, RF juga menyebut dirinya sempat ditendang oleh korban.

“ Tidak itu saja, saya juga terus dihina dan dicaci oleh YP.” Tambah RF.

Meski kasus tersebut telah berlanjut ke pihak Kepolisian, YP berharap persoalan tersebut bisa kembali diselesaikan secara baik-baik. (Edw).