Dulu Ditangkap Karena Curanmor, Eh Kini Ditangkap lagi

oleh -1.857 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Maraknya peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba tidak saja terjadi di Kota Payakumbuh, namun juga di Kabupaten tetangga, Kabupaten Limapuluh Kota. Usai ditangkapnya sejumlah pengedar Narkoba oleh Tim Gagak Hitam Polres Payakumbuh, giliran Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota “Menunjukkan” Taringnya.

Hasilnya, dua dari empat orang yang diduga tengah pesta Narkoba disebuah rumah di Jorong Koto Kociak Kenagarian VII Koto Talago Kecamatan Guguak kabupaten 50 kota berhasil dibekuk. Sementara dua orang lainnya berhasil melarikan diri. Dari penangkapan terhadap tersangka BR panggilan Boma (29) beralamat di Jorong Koto Kociak Kenagarian VII Koto Talago Kecamatan Guguak dan tersangka AS (32) panggilan Ade, berhasil diamankan lima paket Narkoba jenis sabu-sabu siap edar.

Kepada Polisi, tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dengan cara menjemput langsung ke Pariaman menggunakan sepeda motor. Narkoba jenis sabu yang dibeli seharga lima ratus ribu itu rencananya akan dijual kembali di Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Saya jemput langsung ke Pariaman menggunakan sepeda motor. Saya beli seharga Rp. 500.000 dan rencananya akan saya jual lagi.” Sebut kedua tersangka saat menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolres Limapuluh Kota Kawasan Ketinggian, Selasa 28 Juli 2020.

Saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota akan melakukan penangkapan, kedua tersangka dan dua orang lainnya (DPO) yang tengah duduk-duduk diduga mengkonsumsi Narkoba. Penangkapan tersebut dilakukan Jumat 24 Juli 2020 sekitiar pukul 11.30 Wib. Salah seorang tersangka merupakan Residivis yang pernah terlibat kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

“ Kedua tersangka kita tangkap setelah kita mendapatkan informasi terkait maraknya penyalahgunaan Narkoba di daerah Guguak. Dari informasi juga disebutkan bahwa dirumah tersebut kerap digelar pesta Narkoba jenis sabu-sabu, sehingga kita melakukan penangkapan.” Sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim, IPTU. Hendri Has didampingi Kanit 1, Bripka. Masanda Helvi dan Kanit II, AIPDA. Doni Arwando, Selasa siang 28 Juli 2020.

Hendri Has juga menambahkan, penggeledahan terhadap kedua tersangka juga disaksikan Wali Jorong dan sejumlah warga sekitar.   

“ Salah seorang tersangka yang kita bekuk/tangkap sebelumnya juga pernah terlibat kasus Curanmor di wilayah Hukum polsek Guguk.” Tutup Hendri Has. (Edw).