Empat Hari Hilang di Hutan, Nenek Rosmainar Ditemukan di Perbatasan Kabupaten Solok-Sijunjung

oleh -8.461 views
enek yang bernama Rosmaniar (60), warga Jorong Rumah Panjang, Kenagarian Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok
enek yang bernama Rosmaniar (60), warga Jorong Rumah Panjang, Kenagarian Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok

Solok,dekadepos.com

Seorang nenek yang bernama Rosmaniar (60), warga Jorong Rumah Panjang, Kenagarian Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, dilaporkan hilang sejak Kamis sore (9/4), ditemukan Minggu pagi sekira pukul 07.00 Wib dalam keadaan lemas di tengah hutan di perbatasan Kabupaten Solok dan Kabupaten Sijunjung.

Korban yang merupakan seorang petani tersebut sebelumnya dilaporkan pergi ke ladang. Sesuai informasi yang diperoleh dari Camat Payung Sekaki, Irwan Effendi Rosmaniar dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak pukul 18.00 Wib hari Kamis.


“Biasanya menurut keluarga beliau, korban paling lambat pulang dari ladang sekitar pukul 6 sore. Namun hari Kamis tersebut hingga malam tidak pulang-pulang dan keluarga bersama warga setempat, TNI, Polri bersama-sama melakukan pencarian. Namun hingga malam hari tidak ketemu juga,” sebut Irwan Effendi.


Pencarian dilakukan dengan menelusuri kebun milik korban yang berada di Jorong Tanah Sirah, hingga radius dua kilometer arah sekitar kebun.Lokasi kebun korban berada di perbatasan Kabupaten Solok dengan Kabupaten Sijunjung.

Selanjutnya pencarian dilakukan sejak hari Jum’at bersama Tim gabungan BPBD , Basarnas, Forkopimcam dan warga setempat, pada Jum’at sore dan ditemukan mantel plastik dan sandal jepit yang diduga kuat miliknya.


“Sebelumnya pencarian dilakukan warga dipimpin oleh kepala jorong Tanah Sirah Kenagarian Aia Luo secara manual namun tidak membuahkan hasil. Satu hari kemudian yakni Jum’at malam masih dilakukan pencarian, namun juga hasilnya masih nihil, kecuali sandal jepit tersebut” terang Irwan Effendi.


Minggu pagi (12/4), warga menemukan sang nenek di tengah hutan dalam keadaan kelaparan.Kepada tim gabungan, nenek tersebut mengaku tersesat dan selama empat hari dan selama itu pula nenek tersebut mengaku memakan apa saja dari pohon dan daun yang bisa dimakan untuk bertahan hidup.


“Nenek Rosmaniar belum bisa diajak bicara banyak. Beliau tampak sangat trauma karena tersesat saat  jalan pulang dari ladang karena hari sudah mulai gelap. Beliau bermaksud pulang, tetapi malah makin jauh masuk hutan,” sebut Irwan Effendi, yang juga ikut dalam pencarian sejak hari Kamis. (Jarbat)