Ferizal Ridwan Keluar dari Rumah Dinas dan Dilarang Pergunakan Fasilitas Negara

oleh -1.778 views
Ferizal Ridwan
Ferizal Ridwan

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota yang menjabat dan kembali mencalonkan diri sebagai calon Kepala Daerah, harus mengambil cuti selama masa kampanye berlangsung.

Tegasnya, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa, selama masa kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota petahana harus melepas jabatan.

BACA JUGA:
Wabup Ferizal Ridwan Merasa ‘Ditampar’ Saksikan Warganya Hidup Dalam Tragedi Kemanusian

Artinya, semua fasilitas negara yang melekat harus dilepaskan seperti kendaraan dinas, keprotokolan hingga rumah dinas. Tegasnya, petahana dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya. Apabila petahana tak cuti, bisa didiskualifikasi.

Berkenaan dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan menyikapi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2016 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara tersebut, dan sesuai dengan surat Bupati Limapuluh Kota Nomor: 130/111/TAPUM-2020 tanggal 7 September 2020 perihal permohonan  cuti di luar tanggungan negara atas nama Ferizal Ridwan (Wakil Bupati Limapuluh Kota), maka Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, memberikan cuti di luar tanggungan negara kepada Ferizal Ridwan selama masa kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota sejak tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020.

BACA JUGA:
Mengamuk, Wabup Ferizal Ridwan Kirim Mantan TKW ke RSJ Padang

“Selama menjalankan cuti, Ferizal Ridwan yang kembali maju sebagai calon Bupati Limapuluh Kota lewat jalur perseorangan, dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan sebagai Wakil Bupati Limapuluh Kota,” tulis Irwan Prayitno dalam surat cuti tersebut.