Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional Risau, Objek Wisata Batang Agam Banyak Ditemukan Pasangan Bergaul Tidak Sopan

oleh -392 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Juru Bicara Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional, Opetnawati, dalam pandangan umum fraksi pada rapat paripurna DPRD dengan agenda pembahasan Nota Pengantar Walikota Payakumbuh tentang Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2022, menyampaikan kerisauannya terkait keberadaan objek wisata Batang Agam.

Opetnawati menyatakan, berkenaan dengan RKP Kota Payakumbuh tahun 2022 yang bertemakan “Mewujudkan Pemantapan Pemulihan Sosial, Ekonomi Dan Peningkatan Daya Saing Daerah Dengan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pertumbuhan Berkualitas”, pada poin 5 berbunyi Peningkatan Pengamalan Ajaran Agama dan Budaya.

“ Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional sangat memahami prioritas pembangunan dibidang tersebut. Namun kami berharap kiranya dapat dilaksanakan dengan maksimal oleh instansi terkait, karena peningkatan pengamalan beragama agak terpinggirkan di sepanjang obyek wisata Batang Agam. Apalagi bila ditinjau pada malam hari, begitu banyak pasangan yang belum sah yang bergaul tidak sopan, dan kebersihan lokasi yang terlihat belum selaras dengan julukan Kota Payakumbuh sebagai kota yang bersih,” ungkap Opetnawati.

Oleh karena itu, ulas Opetnawati, Fraksi Amanat Kebangkitan nasional memberikan saran kiranya di tempat rekreasi Batang Agam tersebut dapat dimaksimalkan sarana penerangan atau lampu pada tempat-tempat tertentu dan penjagaan atau patroli dari OPD terkait.

Disamping menyorot dan menyampaikan kerisauan soal keberadaan objek wisata batang Agam, Opetnawati memberikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh beserta seluruh jajarannya yang telah menyusun Rancangan APBD Kota Payakumbuh hingga telah memungkinan untuk dibahas bersama DPRD Kota Payakumbuh.

“Setelah kami memperhatikan Nota Pengantar Walikota Payakumbuh tentang Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2022, sebenarnya sudah memenuhi ketentuan yang berlaku, seperti yang diatur dalam permendagri nomor 27 tahun 20021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2022, dan hal ini juga telah disesuaikan dengan KUA PPAS yang telah disepakati bersama DPRD dan Pemko Payakumbuh,” ujarnya.

Namun demikian, Fraksi yang terdiri dari Partai PAN dan PKB ini masih ingin memberikan saran dan penajaman dalam beberapa hal, diantaranya mengingat tahun depan adalah tahun terakhir pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022 dan tahun terakhir masa bakti Walikota dan Wakil Walikota periode 2017-2022, kami berharap kiranya Pemko Payakumbuh benar-benar bekerja dengan sungguh-sungguh dalam mencapai semua target perencanaan pembangunan.

“Supaya masyarakat Payakumbuh betul- betul mendapatkan kenangan manis dan hasil pembangunan yang bisa dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Kota Payakumbuh,” kata Opet.

Opet juga menyarankan agar target PAD pada Retribusi dan Pajak daerah dapat ditargetkan lebih dari asumsi atau perkiraan saat ini, karena potensi PAD tersebut masih sangat banyak yang masih bisa dikelola, karena hal ini akan dapat terlaksana bila dapat menyepakati pembahasan perubahan Perda tentang Pajak daerah dan Retribusi daerah, yang telah mulai pembahasannya beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu Walikota Payakumbuh Riza Falepi menjawab dan menanggapi pandangan umum Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional, terkait akan berakhirnya masa bakti Walikota dan Wakil Walikota periode 2017-2022 dan adanya harapan akan meninggalkan kenangan manis dari hasil pembangunan yang bisa dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Kota Payakumbuh, menurut Walikota hal itu merupakan harapan bersama dengan masyarakat Kota Payakumbuh.

“Soal saran perlunya dimaksimalkan sarana penerangan lampu jalan dan penjagaan serta patroli pada tempat rekreasi Batang Agam, Pemko sangat berterima kasih dan akan menjadi perhatian khusus untuk dilaksanakan,” ujar Walikota Riza Falepi. (ds)

No More Posts Available.

No more pages to load.