Fraksi Gerindra DPRD 50 Kota Tuding Nota Keuangan RAPBD 2022 Semberono

oleh -170 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Fraksi Gerindra mengharapkan Pemkab Limapuluh Kota dapat memaksimalkan kinerja, agar capaian target dapat tercapai, seperti dari sektor pertambangan dan pariwisata banyak potensi kebocoran dikarenakan lemahnya sistim pengawasan.

Demikian diungkapkan juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Khairul Apit, dalam pandangan umum fraksi pada rapat paripurna DPRD membahas Nota Keuangan Rancangan Belanja Daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2022 di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (26/10/2021).

Khairul Apit juga menyatakan, Fraksi Gerindra mengkritisi rendahnya serapan anggaran semua OPD dalam ruang lingkup kerja Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota yang berakibat menurunnya penerimaan APBD untuk tahun anggaran 2022.

“ Untuk itu, Fraksi Gerindra meminta kepada Bupati agar selektif dalam menverifikasi calon pejabat yang akan mengisi jabatan eselon 2, 3 dan 4. dengan kriteria memiliki aki, singkatan dari agresif kreatif dan inovatif,” ulas Khairul Apit.

Pada kesempatan itu Khairul Apit meminta ketegasan Bupati, agar seluruh OPD mengintensifkan komukasi dengan lembaga perwakilan rakyat. Khususnya disaat akan akan menyusun renja OPD, karena banyak hal atau masukan yang akan disampaikan terutama tentang kebutuhan masyarakat yang telah diinput pada masa-masa reses kedewanan.

Disamping itu, Fraksi Gerindra meminta kepada Pemerintah Daerah agar semua aset daerah yang bergerak maupun tidak bergerak harus terdata dan tersertifikasi.

Kemudian Fraksi Gerindra juga meminta agar pemanfaatan anggaran benar-benar dapat menyentuh terhadap kebutuhan masyarakat dan berdasarkan aspirasi yang telah tersalurkan melalui Musrembang Nagari atau Kecamatan, bahkan sampai ke Kabupaten.

Khairul Apit menyebutkan, tidak banyak dapat memberikan tanggapan, karena belum pada saatnya yang tepat, namun Fraksi Gerindra tetap mengisi kesempatan ini untuk  sekedar mengingatkan kita semua.

“Insya Allah nanti setelah Bupati selesai menyeleksi dan melakukan pelantikan terutama pada level eselon 2 dan 3, Fraksi Gerindra akan melakukan atau memaksimalkan eksploitasi pemikiran untuk membantu dalam mensukseskan seluruh program yang telah dituangkan dalam RPJMD berdasarkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati,” papar Khairul Apit.

Dipenghujung penyampaian pandangan umum fraksinya, Khairul Apit mengemukakan bahwa ingin langsung mengklarifikasi atas sikap Fraksi Gerindra yang barangkali ada menganggap bersikap masif dalam mendukung kebijakan pemerintah.

“ Perlu disampaikan, Fraksi Gerindra tegas dan siap membantu Bupati dalam melaksanakan programnya. Sikap tersebut direalisasikan, namun ibaratkan kami agen perjalanan dari sebuah biro travel, Fraksi Gerindra telah bersorak ke sana ke mari untuk mencari relasi, tetapi drivernya kurang pengalaman bahkan terkesan ugal-ugalan,” papar Khairul Apit.

Kesimpulan yang membuat dada semakin sesak, pungkas Khairul Apit, setelah menganalisa Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang telah dibacakan Bupati, sangat jelas ada kesemberonoan karena didominasi copy paste dari tahun sebelumnya. Mohon kiranya hal-hal seperti ini dapat sama-sama diperbaiki, agar tidak ada yang kesalah pahaman. (ds)

No More Posts Available.

No more pages to load.