Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional DPRD 50 Kota Minta Pemkab tak Berdiam Diri dan Pasrah Dimasa Pandemi

oleh -175 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional merupakan fraksi gabungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)dan Partai Nasional Demokrat (PND) melalui juru bicaranya dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Limapuluh Kota terhadap Nota Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2020, mengapresiasi kinerja Pemkab setempat atas pelaksanaan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah selama tahun anggaran 2020 dan mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi secara nasional.

Namun demikian, ulas jubir Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional, setelah membaca, mencermati, dan mempelajari Nota LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2020, Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional memandang perlu untuk memberikan sedikit masukan dan catatan.

“Walaupun tahun 2020 adalah masa puncak Pandemi Covid-19, dimana banyaknya anggaran direfocussing untuk menangani pandemi dimaksud, namun berkat kerja sama yang baik antar lembaga akhirnya beberapa pembangunan dapat dilaksanakan untuk keberlangsungan hidup masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota.” ulas juru bicara Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional.

Lewat rapat paripurna DPRD Limapuluh Kota terhadap Nota LKPJ Kepala Daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2020 ini, ulas juru bicara Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional pihaknya mengajak masyarakat dan Pemkab Limapuluh Kota agar tidak berdiam diri dan selalu pasrah di masa pandemi ini.

“Artinya, Pemkab harus mencari inovasi dan kreasi dalam mencari sumber-sumber PAD dan meningkatkan PAD dari tahun ke tahun untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar juru bicara Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional.

Tak hanya itu, Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional  mempertanyakan kepada Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, bagaimana langkah Pemkab Limapuluh Kota  menggali dan meningkatkan sumber PAD ditahun-tahun berikutnya.

Disamping mempertanyakan langkah-langkah Pemkab untuk pemulihan ekonomi di masa dan pasca Pandemi Covid-19, Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional berharap kepada Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, agar di tahun anggaran berjalan maupun tahun anggaran berikutnya dapat membawa ‘kue’ pembangunan dari dana tugas pembantuan atau APBN ke ke Kabupaten Limapuluh Kota.

Dipenghujung pandangan umum fraksi, juru bicara Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional menggaris bawahi, bahwa akuntabilitas dan transparansi harus menjadi ‘roh’ dari setiap upaya untuk melakukan perubahan dan pembenahan yang lebih baik dan optimal, termasuk  dalam perbaikan dan pembenahan manajemen pengelolaan keuangan daerah.

“Dengan transparansi dan akuntabilitas tersebut diharapkan akan dapat meminimalisir potensi penyimpangan dan kebocoran APBD yang berdampak pada rendahnya tingkat kesejehteraan masyarakat,” pungkas juru bicara Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional. (ds)