Gawat, Selama Ramadhan 94 Orang Warga Payakumbuh Positif Covid-19

oleh -680 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-  

Memasuki ramadhan ke 19, sudah 94 orang masyarakat Kota Payakumbuh yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Payakumbuh.

Berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan Dinkes kepada riwayat kontak, yang hasilnya keluar hari Sabtu (01/05/2021) ditemukan penambahan kasus 13 (tiga belas) orang positif Covid-19 dan 11 (sebelas) orang bebas isolasi di Payakumbuh.

“Hari ini terjadi penambahan yang cukup banyak, namun yang bebas isolasi juga banyak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh melalui kasi P3 (pencegahan pengendalian penyakit) Fitri, via whatsapp kepada media.

Sehingga sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 82 orang isolasi mandiri dirumah dan 12 orang dirawat di rumah sakit.

Adapun untuk daftar dari tiga belas orang yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini adalah YYI seorang perempuan (60 tahun) warga Padang Data Tanah Mati, LR, perempuan, mahasiswa  (20 tahun), Padang Data Tanah Mati. NH, (15 tahun), perempuan, pelajar MAN 2 Payakumbuh, warga Balai Panjang. Kemudian NH, perempuan (13 tahun), pelajar SMP Mutiara Hati, warga Balai Panjang, Pelajar SMP Mutiara Hati.

Kemudian YS, perempuan (39 tahun), Padang Tangah Payobadar, perawat Gigi Puskesmas Payolansek, Y, Laki-laki (42 tahun), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo. MN, Laki-laki (9 tahun), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo.  HMS, perempuan (42 tahun), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, G, perempuan (65 tahun), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, YH, Laki-laki (59 tahun), Tiakar,YU, perempuan (31 tahun), Tiakar, Peg. BNI Dangung-dangung, TH, laki-laki (33 tahun), Tiakar, Peg. BPD Payakumbuh dan YDF, Laki-laki (11 tahun), Tigo Koto Diate.

Kepala Dinas Kesehatan kota Payakumbuh dr. Bakhrizal mengimbau, untuk mencegah terjadinya penambahan kasus baru di Payakumbuh, bagi masyarakat Payakumbuh yang pulang kampung agar segera melapor ke puskesmas terdekat untuk dilakukan rapid tes antigen.

“Supaya tidak ada klaster baru, kepada perantau yang baru datang segeralah melapor ke puskesmas atau kelurahan dan langsung minta di rapid antigen. Rapid antigen ini akan kita berikan dua kali, yaitu waktu baru datang dan yang keduanya setelah istirahat lima hari,” terangnya.

Dia juga terus menghimbau dan mengingatkan warga agar tetap dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).

“Covid-19 belum berakhir, hari ini tambahan kasusnya cukup banyak, tetap waspada, dan terus terapkan protokol kesehatan,” imbau kepala dinas kesehatan itu. (edw/rel)