Gencarkan Sosialisasi, UPTD SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh Targetkan Ratusan Pelajar Di Vaksin

oleh -116 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Mendorong percepatan Vaksinasi bagi peserta didik, khususnya pelajar SMP di Kabupaten Limapuluh Kota yang masih terbilang rendah, yakni baru sekitar 20 persen atau sekitar 3000 pelajar dari target minimal 12 ribu peserta didik. Dinas Pendidikan terus gencarkan Sosialisasi kepada peserta didik maupun orang tua/wali.

Hal tersebut terlihat saat Sosialisasi Vaksinasi yang digelar Tim Gabungan di UPTD SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota pada Jumat pagi 8 Oktober 2021. Dalam sosialisasi yang dihadiri Dinas Kesehatan, Polsek Payakumbuh, Camat itu menghadirkan ratusan orang tua/wali murid.

Hal tersebut diungkapkan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir saat melakukan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi dan Sosialisasi. Menurutnya, semua pihak tidak perlu takut atau ragu mengikuti Vaksinasi. Sebab Vaksinasi sudah dinyatakan aman bagi masyarakat, termasuk peserta didik.

” Iya, kita terus mendorong agar target minimal Vaksinasi kita (13 ribu.red) bisa tercapai. Untuk itu kita terus gencarkan Sosialisasi kepada orang/peserta didik. Termasuk hari ini sosialisasi di UPTD SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh.” Ucap Indrawati.

Ia juga menambahkan, pihaknya optimistis target minimal 80 Persen akan tercapai hingga akhir Desember nanti. Sebab pelaksanaan Vaksinasi terus berlangsung dan kesadaran orang tua dan peserta didik terus bertambah. Hal tersebut terlihat dari dukungan/izin yang diberikan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti Vaksinasi.

” Kita optimis target bisa tercapai. Vaksinasi ini tidak saja untuk mendukung program Pemerintah, namun bisa juga melindungi diri sendiri.” Tutup Indrawati.

Sementara Kepala UPTD SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh, Ahmad Guntur, S.Pd menyebutkan semula target dihari pertama Vaksinasi bagi Pelajar hanya 100 orang pelajar, namun jumlah tersebut terus bertambah pasca digelarnya Sosialisasi.

” Target kita pada hari pertama Vaksinasi ini 100 orang pelajar, namun jumlah tersebut terus bertambah hingga 300 orang. Kita optimis dengan dukungan semua pihak, termasuk Dinas Pendidikan, upaya kita untuk mewujudkan PBM Tatap muka secara penuh bisa segera digelar/terwujud.” Ucapnya.

Nur Aini, salah seorang orang tua yang mengikuti Sosialisasi Vaksinasi mengaku mendukung anaknya untuk di vaksin, meski sebelumnya ia tidak setuju karena belum mendapatkan informasi yang lengkap terkait Vaksinasi Covid-19 bagi pelajar.

” Semula memang kami (orang tua/wali murid.red) agak ragu anak-anak untuk di Vaksin Covid-19, namun setelah diberikan informasi dalam sosialisasi ini kami mengizinkan mereka untuk di vaksin. Mudahan-mudahan Pandemi Covid-19 segera berakhir dan proses belajar bisa dilaksanakan secara penuh”. Ucapnya diamini Andra, orang tua pelajar lainnya. (Edw).

No More Posts Available.

No more pages to load.