Gubernur Irwan Prayitno dan Wabup Yulfadri Nurdin, Tinjau Jalan Negara yang Terputus di Aia Dingin

oleh -515 views

SOLOK, dekadepos.com-

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, hari Kamis (23/4), meninjau Jalan Negara yang terputus di Jorong Cubadak Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Tampak hadir dalam rombongan Gubernur Sumbar tersebut antara lain Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Heri Nofiardi, SE, Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Erman Rahman dan pejabat lainnya.

Jalan negara dari Alahan Panjang yang mmenghubungkan nagari Surian dan Kabupaten Solok Selatan, terputus di Jorong Cubadak terputus sejak hari Sabtu (18/4) sekira pukul 21.00  Wib. Akses jalan terputus akibat hujan deras yang terjadi secara terus menerus dan banyaknya tambang galian C di sekitar lokasi.

“Hingga saat ini akses jalan menuju Nagari Surian atau Muara Labuh dari Alahan Panjang dan sebaliknya belum bisa ditempuh oleh semua jenis kendaraan,” terang Patrizal, Walinagari Aia Dingin.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, meminta agar pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut bisa lebih dipercepat, sehingga perhubungan anatara Kabupaten Solok dan Solok Selatan bisa aktif kembali dan ekonomi masyarakat serta pengiriman barang bisa lancar kembali.

“Jalan ini sangat vital karena selain menghubungkan Kabupaten Solok dan Solok Selatan, jalan ini juga menghubungkan Kabupaten Solok dan kota Padang,” terang Irwan Prayitno. Namun Gubernur juga menjelaskan, selama masih pengerjaan, maka BBM untuk Solok Selatan dikirim melalui Kerinci dengan melintasi Kabupaten Pesisir Selatan, meski jalur yang ditempuh lebih panjang.

Sedangkan Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdn, SH, kepada Gubernur Sumbar menyebutkan bahwa selain merusak akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok, Kota Padang dengan Muara Labuh di kabupaten Solok Selatan dan Kerinci di Provinsi Jambi, juga menyeret 2 unit rumah warga di Jorong Cubadak pada hari Sabtu lalu. Selain itu, 18 Kepala Keluarga (KK) yang ada di sekitar lokasi, juga terdampak longsor.

Namun masih beruntung, longsor besar tersebut tidak sampai membawa korban jiwa dan warga penghuni rumah terlebih dulu sudah mengungsi. Mungkin penyebab longsor dipicu oleh hujan deras dan aktifitas tambang Galian C yang ada di sekitar lokasi.

Sementara korban yang terdampak longsor, hari Senin kemaren, sudah mendapat bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Solok, yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH di Jorong Cubadak. Tampak hadir pada acara pembagian bantuan dari Dinsos tersebut antara lain Camat Lembah Gumanti, Zaitul Ikhlas, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen, AP, Walinagari Aia Dingin, Perwakilan dari Dinas Sosial dan lainnya.

Bantuan untuk keluarga yang terdampak berupa alat-alat rumah tangga, pakaian dan sembako, beras, telur, sarden, minyak goreng untuk 4 KK.

Akibat longsor selama hampir 7  hari ini, puluhan petani yang akan menjual hasil panennya terpaksa pasrah. Sebab kendaraan para pedagang atau toke tidak bisa masuk. Begitu juga mobil truck pengangkut barang yang hendak ke Solok Selatan dan Jambi, juga terpaksa bersabar dan gigit jari.

Dampak dari musibah longsor, jika ada warga Kabupaten Solok yang sakit baik dari Surian dan Lolo serta Jorong Koto Baru Aia Dingin, terpaksa ditandu menuju mobil Ambulance yang sudah disipkan oleh RSUD dan Puskesmas Alahan Panjang dari arah Solok untuk dirujuk ke Arosuks atau RSUP dr. M. Djamil Padang. Longsor juga ikut memutus jaringan listrik warga karena setidaknya 2 tiang listrik ikut terseret longsor.

Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH. berharap agar jalan tersebut segera kembali bisa difungsikan.

“Ini adalah jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Solok dan Solok Selatan serta Provinsi Jambi. Jalan ini sangat vital untuk roda perekonomian masyarakat serta akses keluar masuk barang,” sebut H. Yulfadri Nurdin.

Namun Wabup juga menyadari, Dinas PUPR dan Balai Besar Sumbar, perlu perhitungan yang matang untuk memperbaiki jalan.

“Kalau hanya untuk memindahkan material, maka pihak Balai Jalan Provinsi Sumbar sudah mulai mengerjakannya. Namun yang butuh waktu lama adalah memperbaiki jalan utama yang terban,” sebut H. Yulfadri Nurdin. Pihaknya juga meminta warga agar tetap bersabar baik yang dari Kabupaten Solok yang hendak menuju Solok Selatan atau sebaliknya untuk tidak bepergian dulu selama jalan dalam proses perbaikan.

“Semoga perbaikan jalan ini cepat selesai dan bisa normal kembali,” harap H. Yulfadri Nurdin.

Sebelumnya Kelaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen, AP, menyebutkan bahwa longsor di jorong Cubadak Nagari Aia Dingin, juga membuat dua unit rumah warga ikut terseret.

Longsor diperkirakan sepanjang 20 meter bukan  hanya menutup jalan utama Solok-Muara Labuh, namun material longsor yang ribuan kibik juga menyeret 2 unit rumah penduduk. “Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian ini. Namun akses transfortasi Solok menuju Solok Selatan terputus dan banyak kendaraan yang kembali berbalik arah,” sebut Armen AP.

Belum jelas kapan akses jalan ini bisa dilintasi. Longsor yang menimpa badan jalan serta akses jalan yang karam, membutuhkan waktu beberapa hari lagi untuk memperbaikinya.

“Selain longsor, badan jalan juga ikut terban dan retak. Sehingga Dinas PUPR dan BPBD Sumbar terpaksa bekerja keras siang malam untuk memperbaikinya,” terang Armen, AP.

Saat ini, Dinas PUPR dan Balai Provinsi Sumbar fokus memperbaiki jalan negara yang tertimbun longsor dan yang retak. Apalagi kawasan sepanjang Aia Dingin, medannya cukup sulit, terjal dan diperbukitan, mirip yang ada di Jalan Solok Padang di Panorama 1. (wandy)