Hari Bapak Pramuka Indonesia, Kwarcab Sawahlunto Perangi Wabah Covid 19

oleh -105 views
Pramuka Kwarcab Sawahlunto (Kuga)
Pramuka Kwarcab Sawahlunto (Kuga)

Sawahlunto,dekadepos.com

Setiap detik, menit, jam dan hari yang kita jalani di dunia ini merupakan peristiwa bersejarah yang tidak akan terulang di masa yang akan datang. Baik itu kelahiran atau kematian, peristiwa menyenangkan atau memilukan dan peristiwa lainnya.

Di Indonesia, khususnya Pramuka Indonesia, tanggal 12 April merupakan hari spesial. 108 tahun yang lalu, lahir seorang raja kesultanan Jogja, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dia juga seorang Wakil Presiden RI ke dua dan merupakan pelopor Gerakan Pramuka Indonesia.

Sebagai Sultan dan TNI, ia merupakan seorang yang menentang penjajahan Belanda dan mendorong  kemerdekaan Indonesia. Selain itu ia juga mendorong agar pemerintah RI memberi status khusus bagi Yogyakarta dengan predikat “Istimewa”.

Sebagai penghargaan atas jasa HB XI, nama lahir Gusti Raden Mas Dorojatun ini, setiap 12 April diperingati sebagai hari Bapak Pramuka Indonesia.

Lalu apa yang dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sawahlunto untuk memperingatinya?

Wakil Ketua Pramuka Kwarcab Kota Sawahlunto, Ritu Karianto saat dihubungi via seluler mengatakan fokus untuk penanganan pandemi wabah virus corona. “Semangat pantang menyerah Sri HB IX itu menjadi inspirasi kita untuk semangat memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kita sudah mulai beraksi sejak ada kasus positif covid 19 di Indonesia. Meski kota Sawahlunto belum ada kasus, namun kita tetap waspada,” katanya, Minggu (12/04).

Beberapa hari yang lalu kwarcab sudah melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi yang berpotensi jadi tempat hinggap virus Corona. “Agenda besok mau nyemprot disinfektan lagi di rumah ibadah dan tempat umum. Kita juga mau bikin APD,” tambahnya.

Sementara itu selama masa pandemi covid 19, para anggota Pramuka membuka Posko Satgas Pramuka Peduli di Kantor Kwarcab, Sungai Durian. “Anak-anak standby di posko sambil nunggu kalau ada masyarakat yang butuh disinfektan atau bantuan lain yang bisa dihandle Pramuka,” pungkasnya. (Kuga)