Hari Pertama PSBB Bukittinggi Berjalan Lancar

oleh -120 views

Bukittinggi, Dekadepos.com

Hari Pertama Pelaksanaan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 atau Corona di kota Bukittinggi Berjalan aman dan lancar. Walaupun ditemukan beberapa pelanggaran PSBB, namun untuk hari pertama ini masih diberi Dispensasi. Begitu juga dengan adanya temuan suhu badan masyarakat yang melebihi 38 diistirahatkan di posko Check Point .

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias bersama Ketua DPRD Herman Sofyan,dan jajaran Forkopimda serta Sekda H.Yuen karnova serta beberapa SKPD terkait meninjau langsung pelaksanaan PSBB hari pertama tersebut.

Dari pantauan Dekadepos sepanjang Rabu (22/4/2020), pelaksanaan PSBB hari pertama di kota Bukittinggi berjalan cukup aman dan sesuai dengan yang diharapkan. Dan itu terlihat dari prilaku warga kota di hari pertama PSBB cukup mematuhi apa yang menjadi anjuran pemerintah dalam PSBB tersebut. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan bahkan toko banyak yang tutup, dan Kota Bukittinggi sedikit terlihat sepi dari yang biasanya.

Kemudian, Pasar Bawah yang selama ini selalu ramai oleh pengunjungnya, mulai Pelaksanaan PSBB kemaren, Pemerintah Kota Bukittinggi membagi dua para pedagang yang ada di Pasar Bawah itu. Dimana sebagian pedagang dipindahkan ke Jalan raya Soekarno Hatta (Depan Pasar Banto-red) sampai Tugu Adipura. Artinya, jalan Soekarno-Hatta depan Pasar Banto itu yang selama ini dua jalur sekarang di jadikan satu jalur,dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 ditengah tengah masyarakat kota Bukittinggi.

Pelaksanaan PSBB hari pertama itu ditinjau langsung oleh walikota Bukit tinggi H.Ramlan Nurmatias, Ketua DPRD Herman Sofyan bersama Forkopimda dan jajaran SKPD terkait dilingkungan Pemko Bukittinggi.Di Posko Pemantauan atau di titik Check Point di Simpang jambu Air (Pintu masuk ke kota Bukittinggi dari arah Padang-red).Walikota bersama Ketua DPRD dan Forkopimda turun langsung mela kukan pemeriksaan setiap kemndaraan yang akan masuk kota Bukittinggi sekaligus melakukan cek suhu pengendara sepeda motor, pengemudi maupun penum pang angkutan umum ataupun pribadi

 Dari pemeriksaan yang dilakukan itu, cukup banyak ditemukan pelanggaran ketentu7an PSBB,seperti banyaknya pengendara Sepeda Motor,Pengemudi atau pun penumpang angkutan umum maupun pribadi yang tidak memakai masker. Di samping itu,juga banyak ditemukan sepeda motor yang berboncengan serta ada nya penumpang kendaraan rodak empat yang tidak sesuai dengan aturan PSBB. Dalam kesempatan itu,Walikota memberikan peringatan dan teguran kepada pelanggar ketentuan PSBB tersebut.

Khusus bagi pengendara, pengemudi ataupun penumpang kendaraanumum ataupun pribadi yang ditemukan memiliki suhu tinggi,Tim Gugus Tugas Penangan an Covid-19 kota Bukittinggi yang bertugas di Posko Check Point PSBB itu menyu ruh istirahat di Posko Check Point sembari memeriksa suhu badanya sekali 15 menit. apabila suhu badan sudah normal, mereka baru diperbolehkan melanjutkan perjalananya.

 Walikota Bukittinggi,H.Ramlan Nurmatias, selaku Ketua Gugus Tugas kepada wartawan disela sela peninjauan Posko Check Point di Simpang jambu Aia kemaren menjelaskan, mulai hari ini (Rabu -red), Bukittinggi berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Seluruh jalur masuk kota, dan pengawasannya diperketat.

“Dimana Setiap kendaraan yang lewat, apakah itu sepeda motor maupun mobil, bus dan truk, pengendara, pengemudi dan penumpangnya kita periksa suhu badannya. Bagi yang cukup tinggi, langsung diperiksa oleh tim medis. Kalau memang aman, dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Bagi yang hanya melewati untuk menuju daerah lain, tidak diperkenankan masuk dalam kota,” ujar Ramlan Nurmatias.

Diakui oleh walikota Ramlan Nurmatias, pemahaman warga terkait PSBB, khususnya pengendara motor, cukup baik. Namun masih ada beberapa yang belum mematuhi aturannya. “Hari ini karena hari pertama, masih kita dispensasi. Seperti berbonceng berdua, kendaraan mobil masih banyak penumpang dan masih diisi bangku depannya. Besok tidak dibenarkan lagi, kalau kedapatan, langsung kita minta turun atau pulang ke rumah kembali,” pungkas walikota Ramlan Nurmatias.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan juga sangat mengapresiasi masyarakat kota Bukittinggi yang banyak mematuhi pelaksanaan PSBB ini. dengan adanya tingkat kepatuhan masyarakat ini,tentu kita harapkan Virus Covid-19 ini dapat diputus mata rantainya ditengah tengah masyarakat. Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat beraktifitas seperti sedia kalanya, ungkap Herman Sofyan.(Edis)