Hebat, Kelurahan Ladang Cakiah Pilot Project Budidaya Sistim Aquaponic

oleh -563 views

Bukittinggi.Dekadepos.com

Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Baru,Kelurahan Ladang Cakiah,Kec.Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB) Bukittinggi terpilih sebagai Pilot Projek Desiminasi Program Budidaya Sistim Aquaponic yang diluncurkan Balitbang Provinsi Sumatera Barat.

Guna melihat kesiapan KWT Tunas Baru,Ladang Cakiah.Kepala Balitbang Su matera Barat,Retti Wasda bersama staf dan didampingi Wakil Ketua DPRD Bukit tinggi ,H.Trismon,anggota Komisi III DPRD,Jon Edwar,Kepala Dinas Pertanian dan pangan,Melwizardi dan Lurah Ladang Cakiah,Nofiyaldi,bertatap muka dengan segenap pengurus dan anggota KWT Tunas Baru di Ladang Cakiah,Kamis (29/11) kemaren.

Dalam tatap Muka itu,Kepala Dinas Pertanian dan Pangan kota Bukittinggi ,Melwizardi mengatakan,Bapelitbang Provinsi Sumatera Barat memiliki Program Budidaya Sistim Aquaponic yaitu pemamfaatan teknologi sederhana dalam peng embangan tanaman sayur,dan tidak membutuhkan lahan yang luas,namun cukup ada dihalaman rumah saja.

Program ini sangat cocok sekali untuk diterapkan di Kota Bukittinggi,kata Melwizardi.Untuk mengarahkan kegiatan Balitbang  itu ke Kota Bukittinggi,maka Wakil Ketua DPRD Bukittinggi H.Trismon mencoba mengupayakannya.Dan ternya ta apa yang kita harapkan itu,atas perjuangan H.Trismon,maka Program Aquapo nic itu dapat untuk Kelompok Tani Wanita (KWT) Bukittinggi.ungkap Melwizardi.

Untuk mencari KWT yang akan dijadikan Pilot Projek program Budidaya Sis tim Aquaponic ini,Dinas Pertanian melakukan penialain terhadap beberapa KWT yang ada di Kota Bukittinggi.dari sekian banyak KWT,maka KWT Tunas Baru, La dang Cakiah  yang dinilai siap menerima program Aquaponic ini,kata Melwizardi.

Wakil Ketua DPRD Bukittinggi,H.Trismon dalam pertemuan dengan KWT Tunas Baru itu menyebutkan,tingginya keinginannya sebagai anggota DPRD untuk mendapatkan program Budidaya sistim Aquaponic dapat dibawa ke Bukittinggi, berdasarkan kondisi yang ada di Bukittinggi sekarang ini.

Dimana,sekarang ini kota Bukittinggi memiliki lahan yang sempit,tetapi me miliki Kelompok Tani yang banyak.Sehingga banyak pula dari Kelompok Tani itu yang minim kegiatan.Disisi lain,saya selaku anggota DPRD yang juga bagian dari Pemerintah kota Bukittinggi berkewajiban untuk membangun masyarakat dan ko ta Bukittinggi.Sementara untuk membangun kota ini,Pemerintah kota memiliki anggaran yang terbatas.

Untuk itu kita berupaya mencari bantuan ke tingkat Provinsi,dan akhirnya setelah kita meminta ke Balitbang Sumatera Barat,agar Masyarakat Bukittinggi dapat dibantu dengan program pengembangan Pertanian dilahan yang terbatas. Akhirnya Balitbang Sumatera Barat memberikan bantuan berupa Program Budida ya Sistim Aquaponic yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.ungkap Tris mon.

Dengan dibantunya KWT Tunas Baru,Ladang Cakiah dengan Program Budi daya Sistim Aquaponic,maka kita atas nama Pemerintah Kota dan DPRD Bukitting gi sangat berterima kasih kepada Balitbang Provinsi Sumatera Barat,dan kepada anggota KWT Tunas Baru tentu diharapkan dapat mengikuti program yang diberi kan Balitbang itu dengan sungguh sungguh,sehingga dapat bermamfaat bagi KWT Tunas Baru dan keluarga anggotanya,tambah H.Trismon.

Hal senada juga disampaikan Jon Edwar.Selaku anggota DPORD Bukittinggi dari Dapil Kec.ABTB ini sangat berterima kasih kepada Balitbang Sumatera Barat yang telah membawa Program yang baru ke Kota Bukittinggi.Sehingga dengan Program Budidaya Sistim Aquaponic itu,KWT Tunas Baru dapat mengembangkan Kelompoknya,dan sekaligus dapat menikmati mamfaatnya.Apalagi dengan me mamfaatkan lahan yang terbatas,masyarakat dapat menanam sayur mayur deng an kualitas yang baik.Kata Jon Edwar menambahkan untuk pemasarannya,cukup banyak,seperti Hotel dan Restoran yang membutuhkan sayur mayur yang berkuali tas.

Kepala Balitbang Sumatera Barat,Retti Wasda pada kesempatan itu, menye butkan,Kegiatan Aquaponic dilaksanakan bukan dilahan yang luas,tetapi cukup di lahan pekarangan.Dimana sayur mayur akan ditanam dipipa paralon dan dikonek sikan dengan kolam ikan.Sehingga pada akhirnya,akan menghasilkan sayur yang sehat dan berkualitas.Kata Retti menambahkan kalau Balitbang Sumatera Barat mengembangkan Teknologi yang murah untuk masyarakat.

Khusus untuk KWT Tunas Baru,Ladang cakiah ini,terlihat sudah siap meneri ma program Budidaya Sistim Aquaponic,dan itu terbukti sudah adanya kolan ikan yang akan dijadikan sebagai lahan Aquaponic,dan anggota KWT nya juga akrtif. Un tuk itu,pada Kamis (6/11) mendatang kita akan beri pelatihan dan sekaligus mema sang paralon akan dijadikan lahan Budidaya sayur.kata Retti Wasda.( Edis )