Ini Para ‘Parlemen’ Jalanan yang Bertekad Akan Membela Kepentingan Rakyat

oleh -20 views

PAYAKUMBUH, (dekadepos.com)

Tampilnya 10 orang anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah untuk maju sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD Kota Payakumbuh, DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dan DPRD Kabupaten Tanahdatar, tentunya bukan sebuah kebetulan belaka.

Betapa tidak, sejak lama para jurnalis itu sudah lama memendam dendam untuk bisa membangun negeri ini kearah lebih baik. Hakikinya, para ‘parlemen’ jalanan itu nyaleg pada Pemilu 2019 ini, semata-mata untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, karena selama ini aspirasi masyarakat itu belum sepenuhnya berhasil diperjuangan para wakil rakyat yang duduk di lembaga DPRD, baik DPRD Kota Payakumbuh maupun DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

Setidaknya, hak itu diakui Ketua Balai Wartawan Luak Limopuluah, Marjohan. Meskipun selama ini kawan-kawan wartawan tak pernah berhenti memperjuangan aspirasi masyarakat lewat profesi jurnalistiknya, namun sebagai ‘parlemen’ jalanan, perjuangan itu belum maksimal karena para jurnalis itu berjuang di luar sistim.

“ Agar perjuangan kawan-kawan wartawan itu mengena dan sampai ke tangan pemerintah, maka sejumlah rekan wartawan yang tergabung dalam wadah Balai Wartawan Luak Limopuluah, nekad nyaleg dengan harapan duduk di lembaga DPRD,” harap Marjohan.

Lantas, Siapa-siapa Saja ‘Parlemen’ Jalanan itu?

Untuk mengenal lebih dekat dengan sosok kesepuluh wartawan Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang nyaleg itu, kita mulai dari sosok Ketua Balai Wartawan Luak Limopuluah bernama Marjohan.

Perlu diketahui bahwa, Marjohan bukan orang baru di dunia wartawan. Mengawali karir sebagai wartawan di KMD Harian Singgalang tahun 1980-an, mantan pegawai Deppen Kabupaten Limapuluh Kota yang baru saja pensiun sebagai PNS tahun 2018 di Bagian Humas Pemkab Limapuluh Kota itu, memberanikan diri nyaleg lewat Partai Berkarya.

Sebagai tokoh yang aktif lembaga sosial masyarakat, Marjohan, yang pernah menjabat Ketua LPM dan Ketua RT di Kelurahan Kubang Gajah, Payakumbuh Selatan itu, diramalkan para pendukungnya bakal mudah meraup suara pada Pileg mendatang.

Pasalnya, selama mengabdi ditengah masyarakat, baik sebagai jurnalis, PNS dan Ketua LPM serta Ketua RT, dia sudah banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat.

“ Insya Allah, jika diberi amanah dan terpilih menjabat wakil rakyat, saya akan fokus membela kepentingan masyarakat,” pungkas pria yang punya motto hidup; “selama masih hidup, jangan pernah berhenti berkarya untuk kemaslahatan orang banyak”.

Edwardi: ” Jika Kau tak Suka Sesuatu,Ubahlah..!

Dikalangan wartawan yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Edwardi, jurnalistik yang banyak menghabiskan waktu meliput berita-berita peristiwa dan kriminal ini, memang dikenal sebagai wartawan yang punya prinsip dalam hidupnya.

Itulah sebabnya, ketika aspirasi masyarakat yang diperjuangkannya tersumbat di tangan pemerintah, Edwardi selalu ngotot dan berusaha mencari jalan bagaimana aspirasi rakyat itu bisa didengar.

“ Dalam pandangan hidup saya, jika tak suka sesuatu, ubahlah! Jika tak bisa,maka ubahlah pandangmu tentangnya,” ujar Edwar yang memeberanikan diri nyaleg di Partai Hanura untuk Dapil Kecamatan Payakumbuh Barat.

Diungkapan Sekretaris DPC Partai Hanura Payakumbuh ini, jika pada Pileg 2019 nanti rakyat memberikan amanah dan mempercayakannya sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Payakumbuh, saya akan hibahkan hidup ini untuk membangun daerah dan masyarakat Kota Payakumbuh.

Taufik, BAc: “ Saya Masih Punya Beban Kepada Masyarakat”

Di kalangan masyarakat, baik tukang becak, warga biasa, para birokrat, politisi, aktifis, tokoh masyakat, tokoh pemuda dan banyak organisasi masyarakat lainnya, nama Taufik BAc , tokoh yang sudah banyak mengenyam pahit dan manisnya dunia jurnalistik ini, dikenal sebagai tokoh yang keras dengan prinsip.

“ Saya punya pandangan hidup; “Ubah pikiranmu. Artinya, jika kita mampu mengubah pikiran sendiri, niscayalah pikiran itu akan mampu mengubah dunia,” ujar mantan Ketua LPM di Kelurahan Padang Tinggi yang nyaleg di Partai Kebangkatan Bangsa (PKB) untuk Dapil Payakumbuh Barat ini.

Diakui mantan Sekretaris Balai Wartawan Luak Limopuluah ini, jika pada Pileg 2019 nanti dia terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Payakumbuh, Taufik, bertekad akan berusaha untuk merubah cara pandang dan pola pikir para pemangku kepentingan ke arah yang lebih baik untuk kepentingan rakyat dan daerah.

Nailul Badri: “ Bertekad Perjuangkan Ekonomi Masyarakat”

Wartawan yang satu ini, memang punya ambisi untuk membela kepentingan rakyat, utamanya kalangan masyarakat ekonomi lemah. Dan, itulah sebabnya, selama mengabdi sebagai  jurnalis, Nailu Badri yang akrap dipanggil Oyon ini, tak pernah takut memperjuangkan kepentingan rakyat, walaupun nyawa tantangannya.

“ Berjuang untuk rakyat, akan lebih mudah kalau seseorang duduk sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD. Itulah yang mendasari, kenapa saya bertekad untuk maju pada Pemilu 2019 ini,” ujar kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang popular dengan julukan;’ Matahari dari Timur” yang nyaleg untuk Dapil Payakumbuh Timur ini.

Diakui Nailul ‘Oyon’ Badri, kalau nasib dan keberuntungan berpihak kepada dirinya dan terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Payakumbuh, dia berjanji akan berjuang mati-matian untuk kepentingan rakyat dan daerah.

Wandi Syamsir: “ Berjuang untuk Rakyat, Bukan Slogan”

Tokoh muda Koto Nan Ampek yang mencakonkan diri lewat Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Dapil Payakumbuh Barat ini, punya pendapat bahwa berjuang untuk kepentingan rakyat, bukanlah slogan.

“Artinya, jika pada Pileg 2019 masyarakat Koto Nan Ampek, khususnya warga Kecamatan Payakumbuh Barat memberikan amanah kepada dirinya sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD Kota Payakumbuh, saya akan berjuang untuk kepentingan rakyat,” ungkap Pemimpin Redaksi media online Liputan Sumbar.com ini berkomentar.

Wandi Syamsir berprinsip, amanah adalah sebuah kepercayaan yang tak boleh disia-siakan apalagi dikhianati. “Artinya, jika amanah itu benar-benar terwujud, saya akan hibahkan hidup ini untuk kepentingan rakyat dan daerah.” pungkas mantan wartawan televisi lokal ini mengakhiri.

Yuridis: “Berkarya untuk Rakyat dan Daerah”   

Langkah tokoh muda Nagari Aia Tabik, Kecamatan Payakumbuh Timur ini untuk maju sebagai bakal calon anggota DPRD Kota Payakumbuh pada Pileg 2019, memang dinilai sudah tepat.

Pasalnya, banyak harapan yang digantungkan masyarakat Nagari Air Tabik, utamanya warga Kecamatan Payakumbuh Timur ke pundak Yuridis yang akrap disapa Tei itu, jika pada Pileg 2019 terpilih menjadi anggota dewan di DPRD Kota Payakumbuh.

“ Berjuang dan berkarya untuk kepentingan rakyat dan daerah, sudah lama saya lakukan. Namun, berjuang dan berkarya melalui lembaga wakil rakyat adalah sebuah harapan yang ingin saya wujudkan,” ujar Bendahara PWI Cabang Payakumbuh-Limapuluh Kota ini berkomentar.

Yuridis yakin, masyarakat Nagari Aia Tabik, utamanya warga Kecamatan Payakumbuh Timur, akan memberikan amanah kepada dirinya. “ Insya Allah, jika amanah itu diberikan masyarakat, saya akan berjuang sepenuh hati untuk masyarakat Kota Payakumbuh,” ujar wartawan Mingguan Investigasi ini mengakhiri.

Afridel Ilham:” Dari Desa, Kita Bangun Kejayaan Bangsa”

Ungkapan; Dari Desa Kita Bangun Kejaksaan Bangsa, bagi Afridel Ilham, bukanlah sebuah kalimat tak bermakna dalam dirinya.

Pernah mengabdi sebagai Walijorong dikampung halamannya Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padangpanjang, Kecamatan Luak, akhirnya melahirkan tekad bagi wartawan Harian Padang Ekpres ini untuk berbuat lebih jauh lagi untuk kemajuan negeri ini, utamanya Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Maju sebagai calon wakil rakyat di DPRD Kabupaten Limapuluh bersama Partai Gerindra, adalah sebuah impian bagi untuk dapat mewujudkan keinginan membangun kejayaan bangsa itu,” ulas Afridel Ilham.

Menurut jurnalis dan pengusaha perternakan ayam ini, tentunya dukungan masyarakat Dapil 3 yakni Kecamatan Luhak, Kecamatan Lareh Sago Halaban dan Kecamatan Situjuah, khususnya warga Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padangpanjang, akan mampu memberikan jawaban untuk mewujudkan keinginannya dari desa membangun kejaksaan Bangsa itu. Semoga!

Rohtman ‘Uhcok” Silitongga: “ Tawarkan Perubahan Nyata”

Jujur, mencuatnya popularitas Partai Gerindra, adalah sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap partai-partai besar yang tak kunjung menawarkan perubahan nyata.

“Saya kira, ini akibat masyarakat mulai muak dengan politisi partai lama yang tidak bisa diandalkan. Berangkat dari apatis masyarakat itulah saya bertekad maju bersama Partai Gerindra untuk bakal calon anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, daerah pemilihan 3 yakni Kecamatan Lareh Sago Halaban, Luak danitujuah, ” ujar wartawan yang juga Ketua OKK DPD Partai Gerindra Limapuluh Kota ini.

Dikatakan Rohtman ‘Uhcok’ Silitongga, sebagai jurnalis, aktifis LSM serta Ninik Mamak dan pengurus Silek Tradisi, dia tahu betul keinginan rakyat yang selalu menuntut perobahan.

“ Insya Allah, jika saya terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, akan berjuang untuk perubahan yang nyata bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar wartawan media online Kabar Sumbar.com ini berkomentar.

Arya Aguswara:” Berjuang dengan Hati Nurani”

“Masalah bangsa ada di daerah pinggiran. Kalau kita mau makmurkan Indonesia, harus makmurkan kampung, jorong, Nagari, petani, buruh dengan kata lain adalah daerah,”  ungkap wartawan muda yang ikut nyaleg untuk DPRD Kabupaten Limapuluh Kota lewat Partai Hanura ini.

Bagi Arya Aguswara, meskipun usianya masih muda, namun berjuang untuk rakyat, sudah lama dilakukannya, utamanya  di kampung halamannya Nagari Tanjungharo Sikabu-kabu Padangpanjang, Keamatan Luak.

Sebagai aktifis muda dan tokoh muda,  Arya Ketua, demikian dia dipanggil warga Tanjung Haro, dia sudah tampil membangun nagarinya. Bahkan, pengalaman sebagai ‘wakil rakyat’ di lingkungan pemerintahan Nagari Tanjungharo Sikabu-kabu Padangpanjang, masih disandangnya sebagai anggota  Bamus.

“Saya ingin berbuat lebih jauh untuk membangun daerah ini. Barangkali, keinginan itu dapat diwujudkan jika terpilih menjai wakil takyat di DPRD Kabupaten Limauluh Kota,” ujar Arya Aguswara ketika berbincang-bincang dengan kawan-kawan wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah.

Antoni Surya Roza:” Gapai Mimpi, Wujudkan Misi”

Ketika sejumlah anggota wartawan Luak Limopulah ramai-ramai nyaleg di DPRD Kota Payakumbuh dan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Antoni Surya Roza yang akrap disapa Anton Sidak itu justru memilih untuk nyaleg di DPRD Kabupaten Tanahdatar.

“Hasrat untuk membangun tanah kelahiran saya Kabupaten Tanahdatar, sangat besar dalam sanubari saya. Hasrat itulah yang memndorong saya untuk mau  ketika kawan-kawan BW Luak Limopuluah ramai-ramai nyaleg di DPRD Kota Payakumbuh dan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, saya memilih nyaleg di DPRD Kabupaten Tanahdatar bersama Partai Gerindra,” ujar Peminpin Redaksi Tabloid Integritas ini berkomentar.

Sebagai wartawan, ulas Anton, dia melihat masih banyak aspirasi masyarakat Kabupaten Tanahdatar yang harus diperjuangkan, utamanya aspirasi masyarakat daerah pemilihan IV yakni Kecamatan Sungayang, Kecamatan Sungaitarab, Kecamatan Tanjungbaru dan Kecamatan Salim Pauang.

“Jika terpilih menjadi anggota DPRD di Kabupaten Tanahdatar, saya yakin bersama Partai Gerindra mampu mewujudkan impian untuk membangun Kabupaten Tanahdatar yang lebih baik, “ pungkas jurnalis yang juga aktifis LSM itu berpendapat. (edw)

 

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.